BREAKING NEWS
 

Pantun “Culik” Butet Bikin Gerindra Gerah

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : SISWANTO
Senin, 26 Juni 2023 08:00 WIB
Budayawan Butet Kartaredjasa. (Foto: Tangkapan Layar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sosok budayawan Butet Kartaredjasa mendadak viral dan menuai pro dan kontra. Penyebabnya adalah pantun yang dibacakan Butet pada puncak peringatan Bulan Bung Karno (BBK) di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu (24/6). Dalam pantunnya, Butet menyinggung soal Capres “culik” dan “pandir”. Meskipun tak menyebut nama, pantun Butet bikin Partai Gerindra gerah.

Butet menjadi salah satu seniman yang ikut meramaikan peringatan BBK di GBK. Pria kelahiran Yogyakarta itu, memilih aksi panggungnya dengan membacakan pantun di hadapan ratusan ribu kader banteng yang hadir di GBK.

Pantunnya cukup singkat, terdiri dari beberapa bait saja. Namun, isinya berupa kritikan-kritikan yang diduga dilancarkan pada bakal capres di luar PDIP.

Baca juga : Mac Allister Diyakini Bersinar Bareng Liverpool

Begini isi pantunnya : Di sini semangat meneruskan, di sana maunya perubahan. Oh begitulah sebuah persaingan. Di sini nyebutnya banjir, di sana nyebutnya air yang markir. Ya, begitulah kalau otaknya pandir.

Pepes ikan dengan sambel terong, semakin nikmat tambah daging empal. Orangnya diteropong KPK karena nyolong. Eh lha, kok koar-koar mau dijegal.

Jagoan Pak Jokowi rambutnya putih, gigih bekerja sampai jungkir balik. Hati seluruh rakyat Indonesia pasti akan sedih, jika kelak ada presiden hobinya kok menculik.

Baca juga : PKB Mau Gandeng Gerindra

Cucu komodo mengkeret jadi kadal, tak lezat digulai biarpun pakai santan. Kalau pemimpin modalnya cuman transaksional, dijamin bukan tauladan kelas negarawan.

Sehari pasca pantun itu dibacakan, Butet mendadak viral. Bahkan, Butet sempat menjadi trending topic di Twitter dengan mengoleksi 22 ribu lebih cuitan. Sejumlah politisi juga ikut meramaikan Twitter dengan ikut-ikutan mengomentari pantun Butet.

Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak jadi salah satu yang ikut mengomentari Butet. Dahnil mengaku tidak tahu apa yang Butet bicarakan. Ia hanya berpesan agar kompetisi dilakukan secara fair, tanpa melukai kompetitor.

Adsense

Baca juga : Permainan Politik Genderuwo

“Mas Butet ngomong opo? Ah sudahlah. Tidak ada waktu kami baper dan marah-marah sama tudingan dan kebencian. Lupakan. Yuk kerja bersatu untuk Indonesia maju dan berkompetisi dengan sehat tanpa mengorbankan persatuan,” cuit Dahnil melalui akun Twitternya @Dahnilanzar, kemarin.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense