BREAKING NEWS
 

Segara Institute Ungkap 3 Cara Agar Bansos Tepat Sasaran

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : FAQIH MUBAROK
Selasa, 19 Desember 2023 18:15 WIB
Direktur Eksekutif Segara Institute, Piter Abdullah. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Eksekutif Segara Institute, Piter Abdullah mengatakan terdapat tiga cara agar bantuan sosial (bansos) tepat sasaran.

"Pertama, didasarkan pada data kependudukan yang akurat. Pemerintah harus memiliki data yang sangat akurat terkait penduduk," kata Piter dalam keterangannya, Selasa (19/12/2023).

Kerja sama antara Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) dan Pemda memastikan agar data penduduk akurat. Dengan data yang baik, maka sudah diketahui profil calon penerima bansos adalah mereka yang memenuhi kriteria.

Baca juga : Pengamat: Penyaluran Bansos Jadi Mudah Diawasi Dan Tepat Sasaran

"Kedua, Pemerintah harus mengembangkan sistem dan mekanisme yang baik didukung oleh teknologi digital," imbuh Piter.

Kecanggihan teknologi dewasa ini harus dimanfaatkan untuk mengelola data yang tersedia. Kemudian, tidak kalah penting penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Adsense

"Ketiga, Pemerintah memastikan SDM pengelola mereka benar-benar terpercaya," tegas Piter.

Baca juga : Masuki Setengah Abad, Menlu Ungkap Rahasia Awetnya Hubungan ASEAN-Jepang

Bansos menjadi program unggulan di setiap pemerintahan. Namun kritik tentang Bansos salah sasaran juga masih terus terdengar. Bansos dimaksudkan untuk mengurangi beban penduduk miskin memenuhi kehidupan hidupnya.

Piter mengingatkan, Bansos harus bisa dinikmati oleh masyarakat dengan kemiskinan ekstrem.

"Seharusnya mereka menjadi fokus utama untuk mendapatkan bansos," tandas Piter.

Baca juga : Serap Aspirasi, Ganjar Blusukan Ke Pasar Kranggan, Bekasi

Sebelumnya, Capres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo memiliki program KTP Sakti, integrasi seluruh data dalam KTP sangat diperlukan agar program pemerintah tepat sasaran. Nantinya, program keluarga harapan (PKH) hingga bantuan kesehatan hanya melewati satu akses.

"Itulah KTP Sakti yang sekarang kita siapkan dengan data yang benar, distribusi akan benar. Ukuran keluarga miskin itu apa, nanti tinggal masuk dalam chip KTP, begitu, sudah masuk, maka itu menjadi KTP Sakti," tutur Ganjar.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense