BREAKING NEWS
 

Langsung Ngacir Setelah Ratas, Sri Mul Tahu Bakal Ditanya Isu Mundur

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : UJANG SUNDA
Selasa, 6 Februari 2024 08:11 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Khairizal Anwar/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Keuangan Sri Mulyani biasanya bersedia di-doorstop wartawan usai rapat atau kegiatan lainnya. Namun, Senin (5/2/2024), usai Rapat Kabinet Terbatas (Ratas), di Istana Negara, Jakarta, Sri Mul langsung ngacir meninggalkan wartawan. Dia tahu bakal ditanyai isu mundur, yang beberapa hari ini sedang ramai diperbincangkan.

"Nggak usah lah, ya? Soalnya aku sudah tahu pertanyaannya," ucap Sri Mulyani, menolak diwawancara para wartawan, dengan dibarengi gestur meminta maaf dengan tangannya.

Setelah itu, ia langsung menutup pintu mobilnya dan meninggalkan wartawan tanpa bicara lagi.

Di tengah panas isu mundur, Sri Mulyani bolak-balik rapat dengan Presiden Jokowi. Sebelum ini, Jumat (2/2/2024) lalu. ia juga dipanggil Jokowi ke Istana untuk rapat. Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, rapat tersebut untuk membahas hal-hal terkait pelaksanaan APBN 2024.

Saat itu, Sri Mulyani tak terlihat melintas di pintu utara Istara, yang biasa digunakan para menteri ketika mau bertemu Jokowi. Terkait itu, Ari mengatakan, Istana memiliki banyak pintu masuk. Para menteri diberikan kebebasan untuk memilih.

Baca juga : Airlangga Sebut Kabinet Indonesia Maju Tetap Solid Usai Mahfud Mundur

"Kan pintu Istana tidak satu. Lewat depan bisa, lewat samping (bisa). Kan terserah Bu Sri Mulyani mau lewat mana," ucapnya.

Belakangan, isu Sri Mulyani mau mundur dari kabinet berhembus kencang. Di tengah ramainya isu ini, Sri Mulyani dikabarkan bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, yang akhir-akhirnya ini hubungannya sedang renggang dengan Jokowi.

Kabar adanya pertemuan Sri Mulyani dengan Mega disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Kata Hasto, dalam pertemuan itu, Mega dan Sri Mulyani membahas mengenai kondisi bangsa Indonesia saat ini.

Adsense

Namun, Hasto enggan mengungkapkan apakah pertemuan itu juga membahas rencana pengunduran diri Sri Mulyani dari kabinet. Ia hanya menyebut, ada pembicaraan soal upaya politisasi bantuan sosial (bansos) dalam Pemilu 2024.

"Ya saat ini kan ada upaya-upaya untuk menggunakan bansos demi kepentingan elektoral, sampai anggaran setiap kementerian dipotong 5 persen untuk elektoral. Ini kan kita harus melihat kepentingan nasional yang lebih besar," kata Hasto.

Baca juga : Disebut Mau Mundur Karena Prabowo, Sri Mulyani Banyak Senyum

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto merespons kabar Sri Mulyani menghadap Mega. Airlangga yakin, tidak ada pembahasan soal isu pengunduran diri Sri Mul dalam pertemuan tersebut.

Airlangga yakin, Sri Mulyani tidak akan mundur dari posisinya. "Saya yakin nggak (mundur), karena Bu Sri Mulyani kawan saya," kata Airlangga, di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (5/2/2024).

Ia yakin, Sri Mulyani masih akan terus bersamanya di kabinet dan tidak akan mundur sampai pergantian presiden nantinya. "Tidak (akan mundur), maju terus!" ujarnya, sembari mengepalkan tangan ke atas layaknya pejuang.

Sementara, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai, Sri Mulyani bukan seorang politisi yang terbiasa memainkan dua peran. Sebagai profesional, gerak-gerik Sri Mulyani sangat mungkin original.

"Aktivitas bertemu Megawati, termasuk menghindari dialog, menunjukkan jika Sri Mulyani memang ada niatan keluar kabinet. Terlebih bukan sekali dua kali ia nyatakan beban keuangan negara yang cukup berat," ulas Dedi, saat dihubungi, Senin (5/2/2024).

Baca juga : Sri Mulyani Tidak Mungkin Mundur

Dedi meyakini, tekanan dari Jokowi terkait Pemilu bisa saja memicu Sri Mulyani tidak lagi nyaman di kabinet. Khususnya soal anggaran selama Pemilu ini.

"Bisa saja termasuk penambahan anggaran bansos di masa Pilpres, tidak sejalan dengan pikiran dan rancangan Sri Mulyani. Itu bisa menyebabkan Sri Mulyani mulai memikirkan opsi meninggalkan Jokowi," kata Dedi.

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka, edisi Selasa (6/2), dengan judul “Langsung Ngacir Setelah Ratas, Sri Mul Tahu Bakal Ditanya Isu Mundur”.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense