BREAKING NEWS
 

Pengusutan Kasus Novel, Ini Kata Kapolri

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Senin, 4 November 2019 16:05 WIB
Kiri ke kanan: Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal, Kapolri Idham Azis, Ketua KPK Agus Rahardjo, dan Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (Foto: Humas Polri)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Idham Azis memastikan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras, terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. "Saya tetap berkomitmen seperti saat fit and proper test dan waktu di Paripurna," ujar Idham usai bertemu pimpinan KPK di Gedung KPK, Jl. Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (4/11). 
Namun, pengusutan itu masih menunggu penunjukan Kabareskrim Polri.

Idham menjelaskan, yang akan mempertimbangkan adalah Dewan Kebijaksanaan Tertinggi (Wanjakti) Polri. Pimpinannya, Wakapolri. "Tentu, nanti kita akan cari perwira yang terbaik. Tapi komitmennya adalah secepatnya. Setelah itu, kita akan mengungkap. Baik kasus Novel maupun kasus-kasus yang menjadi atensi, yang terjadi di KPK," tandasnya. 

Adsense

Baca juga : Pengembangan Sistem IMRK Dapat Cegah Monopoli Tol Laut

Di tempat yang sama, Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal menambahkan, ada temuan-temuan yang sangat signifikan yang sudah didapat oleh tim pencari fakta atau tim teknis pencari fakta. 
Tim teknis ini bekerja sangat tertutup, berbeda dengan tim pencari fakta yang terbuka. "Kita melakukan teknik kepolisian yang spesifik under cover by dan sebagainya. Kalau kita buka ke publik, ini kita bisa saja kembali ke nol," ujarnya. 

Dia memastikan, tim teknis bekerja sangat maksimal untuk mengungkap kasus ini. Detik demi detik. Hari demi hari. Iqbal bilang, Ini hanya masalah waktu. "Pak Kapolri beserta timnya Insya Allah tidak akan lama lagi, dapat mengungkap kasus ini," tegas Iqbal.

Baca juga : Tuntaskan Kasus Novel, Polri Dapat Extra Time 30x24 Jam

"Mohon bersabar, doakan tim teknis akan membuat terang benderang kasus ini. Tim teknis, juga beberapa penyidik Polda Metro Jaya dan tim gabungan sudah maju ke depan, untuk mengungkap kasus- kasus teror yang menimpa beberapa pimpinan dan penyidik KPK," tandas Iqbal. [OKT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense