RM.id Rakyat Merdeka - Hakim Agung Gazalba Saleh diketahui banyak melakukan transaksi dengan dolar. Padahal, gajinya dibayarkan dalam rupiah.
Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan, kurun April hingga September 2020 Gazalba menukarkan 583.000 dolar Singapura (SGD) dan 10.000 dolar Amerika (USD). Dari penukaran itu, Gazalba memperoleh Rp6.334.332.000.
Uangnya kemudian dipakai untuk membayar rumah di Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Transaksi pembelian rumah itu sebenarnya Rp5.382.783.210. Namun, dilaporkan Rp3.700.000.000.
Pembayarannya menggunakan uang hasil penukaran dolar yang dilakukan Gazalba di VIP Money Changer, Menteng, Jakarta Pusat.
Baca juga : Pertarungan Pilkada Seseru Pilpres
Untuk menghindari kecurigaan melakukan penukaran valas dalam jumlah besar, Gazalba mengaku berprofesi sebagai dosen.
Uang hasil transaksi valas juga dibelikan emas seharga Rp508.485.000. Logam mulia ini tidak dicantumkan dalam daftar kekayaan Gazalba yang diserahkan ke KPK.
Pada Juni 2021, Gazalba membeli rumah di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor. Disepakati harganya Rp2.050.000.000. Pembayaran pertama dilakukan secara transfer Rp100 juta kepada penjual Diana Siregar.
Pembayaran kedua, Gazalba menyerahkan uang tunai Rp1 miliar. Lalu disetorkan ke rekening penjual. Dala slip setoran ditulis penyetor Diana Siregar.
Baca juga : Andika Ngumpul dengan Prabowo
Adapun untuk pelunasan, Gazalba mengajak Diana Siregar ke VIP Money Changer di Menteng. Gazalba menyerahkan satu gepok dolar Singapura pecahan SGD1.000. Uang hasil penukaran lalu ditransfer ke rekening Diana Siregar.
Di penghujung 2021, Gazalba kembali membeli rumah. Kali ini, di Citra Grand Cibubur, Kota Bekasi. Nilai transaksinya Rp7.710.750.000. Namun, dilaporkan Rp3.526.710.000.
Gazalba melakukan pembayaran bertahap. Pada 2 Februari 2022 diserahkan Rp50 juta sebagai tanda jadi. Pembayaran kedua pada 17 Februari 2022, Gazalba menyerahkan uang tunai Rp3,3 miliar.
Berikutnya, Gazalba menyerahkan SGD150.000 kepada penjual M Kharrazi. Dolar ini lalu ditukar menjadi Rp1.614.000.000.
Baca juga : Budi Arie Soal Orang Toxic di Pemerintahan: Nasihat Pak Luhut Bagus
Pada hari yang sama, Gazalba mengajak Kharrazi ke money changer Sahabat Valas di ITC Mangga Dua.
Gazalba lalu menyerahkan koper berisi SGD250.000 kepada Kharrazi. Dolar ini lalu ditukarkan menjadi Rp2.683.750.000. Transaksi ini diatasnamakan Ikhsan AR, asisten pribadi Gazalba.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.