Dark/Light Mode
Di Daerah Atau Jakarta
Selalu Jadi Rebutan Warga Pamor Jokowi Tak Redup
RM.id Rakyat Merdeka - Empat bulan jelang pensiun, pamor Presiden Jokowi masih belum redup. Baik di Jakarta hingga ke daerah, antusias warga terhadap Jokowi masih tinggi. Warga rela berebutan demi bisa bersalaman atau foto bareng dengan Jokowi.
Sejak muncul di kancah politik, Jokowi memang dikenal dekat dengan masyarakat. Kedekatan itu terbangun karena kebiasaan Jokowi yang suka blusukan dan menemui rakyatnya. Blusukan itu dilakukan Jokowi mulai dari Wali Kota Solo, hingga menjadi Presiden RI.
Bahkan selama hampir 10 tahun menjadi Presiden RI, Jokowi selalu blusukan ke berbagai wilayah di tanah air. Mulai dari pasar, mall, sekolah, pemukiman hingga mengecek proyek infrastruktur.
Dalam setiap kunjungannya itu, warga selalu tumpah ruah. Mereka bahkan berbaris di pinggir jalan yang akan dilalui Jokowi. Kalau beruntung, warga bisa salaman, foto bareng, hingga mendapat sembako dari Presiden.
Fenomena ini juga yang terjadi saat Jokowi lagi santai gowes sepeda di kawasan Jenderal Sudirman-MH Thamrin, Jakarta, Minggu (5/5/2024) pagi. Jokowi sengenakan sepeda berornamen bambu.
Baca juga : Dirut PLN Beberin Kesiapan Ekosistem Kendaraan Listrik
Warga yang kebetulan memang lagi memanfaatkan Car Free Day (CFD), tentu saja langsung heboh begitu melihat Jokowi. Mendekati Bundaran HI, Jokowi memperlambat laju sepedanya. Ia berhenti, seketika masyarakat mendekat bak magnet saja.
Jokowi lantas menyapa warga. Mantan gubernur DKI Jakarta ini juga rela diajak berswafoto oleh masyarakat, tentu setelah melewati pemeriksaan Paspampres.
Sebelumnya, Jokowi juga bikin heboh saat malam-malam datang ke restoran Mie Gacoan di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (4/4/2024). Warga yang berada di lokasi langsung heboh dan berebutan untuk dekat dengan Kepala Negara.
Kenapa pamor Jokowi tak redup jelang pensiun? Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari tidak heran dengan kondisi tersebut. Ada dua indikator yang melatarbelakanginya.
Pertama, Jokowi masih seorang Presiden. Kedua, tingkat kepuasan publik terhadap Jokowi masih sangat tinggi, di angka 77,5 persen. Padahal, berbagai serangan menghantamnya selama Pilpres.
Baca juga : Jemaah Haji Hati-hati Kena Tipu Visa Bodong
“Walaupun ada berbagai serangan-serangan luar biasa kepada Pak Jokowi, terutama dari PDI Perjuangan selama masa kampanye,” ulas Qodari saat dihubungi, Minggu (5/5/2024) malam.
Terlepas dari dua indikator tersebut, Qodari menilai, antusias masyarakat yang tinggi merupakan bukti bahwa Jokowi merupakan figur yang dicintai dan diakui masyarakat.
Sementara itu, Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menganggap wajar jika Jokowi selalu menjadi pusat perhatian masyarakat ketika ke daerah.
“Jangankan Presiden, setiap pejabat publik seperti menteri, anggota dewan, dan lainnya kalau ke daerah suka disambut meriah warga. Bagi warga daerah ketemu elite Jakarta merupakan barang mewah,” tutur Adi.
Sebagai informasi. Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi terus mengalami peningkatan. Temuan terbaru Indikator Politik Indonesia, approval rating Jokowi kini berada di angka 76,2 persen.
Baca juga : Melly Goeslaw Incar Tiket Partai Gerindra
Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, 77,2 persen merupakan angka yang tinggi. Mengingat, terjadi di tengah banyaknya isu dan tantangan yang harus dihadapi Jokowi, mulai dari ekonomi, politik, hingga hukum.
Kendati demikian, ada kenaikan approval rating Jokowi dalam temuan Indikator. Pada Februari lalu, approval rating Jokowi berada di angka 76 persen. Kini, memasuki awal April menjadi 77,2 persen.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin, 6 Mei 2024 dengan judul Di Daerah Atau Jakarta, Selalu Jadi Rebutan Warga Pamor Jokowi Tak Redup
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.