Dark/Light Mode

Dikunjungi Presiden Jokowi

Dirut PLN Beberin Kesiapan Ekosistem Kendaraan Listrik

Senin, 6 Mei 2024 08:00 WIB
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kanan) memaparkan kesiapan infrastruktur pendukung ekosistem kendaraan listrik, salah satunya berupa inovasi SPKLU pada tiang listrik eksisting (Pole Mounted) yang akan dipasang sebanyak 2.000 unit di tahun ini tersebar di seluruh wilayah Indonesia kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (kedua dari kiri), Kepala Staf Kepresidenan RI sekaligus Ketua Umum Periklindo, Moeldoko (kedua dari kanan), dan Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia (kiri) dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kedua dari kanan - belakang) pada Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2024 di JIExpo, Jakarta (3/5/2024). (Foto: Dok. PLN)
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kanan) memaparkan kesiapan infrastruktur pendukung ekosistem kendaraan listrik, salah satunya berupa inovasi SPKLU pada tiang listrik eksisting (Pole Mounted) yang akan dipasang sebanyak 2.000 unit di tahun ini tersebar di seluruh wilayah Indonesia kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (kedua dari kiri), Kepala Staf Kepresidenan RI sekaligus Ketua Umum Periklindo, Moeldoko (kedua dari kanan), dan Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia (kiri) dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kedua dari kanan - belakang) pada Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2024 di JIExpo, Jakarta (3/5/2024). (Foto: Dok. PLN)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN terus menunjukkan kesiapannya dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) di Tanah Air.

Salah satunya terlihat saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Booth PLN dalam gelaran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2024, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (3/5/2024).

Presiden Jokowi mengatakan, gelaran PEVS dapat meningkatkan minat masyarakat pada kendaraan listrik.

Dia melihat, industri kendaraan listrik di Tanah Air punya potensi besar dan akan terus tumbuh di masa depan.

“Pameran kendaraan listrik (PEVS) ini, sangat menarik. Saya melihat ada banyak jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor hingga mobil, bahkan bus dan truk juga ada,” ujar Jokowi, di Jakarta, Jumat (3/5/2024).

Kepala Negara ini mencontohkan, untuk kendaraan bermotor listrik, kapasitas produksi Indonesia sebanyak 1,6 juta per tahun.

“Saat ini yang telah diproduksi di sini baru sekitar 100 ribu. Ini menunjukkan, masih ada peluang besar untuk pengembangan lebih lanjut,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Ia juga mengemukakan, pentingnya pengembangan industri pendukung untuk menopang ekosistem kendaraan listrik.

Baca juga : Rahmad Handoyo: Meskipun Darurat Tetap Hati-hati

Karenanya, mantan Wali Kota Solo itu menekankan, target terdekat untuk menopang hal tersebut adalah pembangunan pabrik baterai.

Bulan depan, imbuh Jokowi, pabrik industri baterai sudah mulai berproduksi. Sehingga harapannya, ekosistem kendaraan listrik segera terbentuk.

Dan Jokowi senang, sepeda motor listrik yang berproduksi di Indonesia sudah 59 pabrik.

“Untuk itu, pembangunan ekosistem EV ini betul-betul harus dijaga. Jangan sampai, ada hambatan-hambatan,” tandasnya.

Menanggapi ini, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo memastikan, pihaknya mendukung penuh langkah Pemerintah membangun ekosistem EV.

Dalam hal ini, kata dia, PLN sudah memulai pembangunan infrastruktur kendaraan listrik. Seperti penyediaan charging station yang tersebar di berbagai daerah.

Sampai hari ini, tercatat telah ada 1.370 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), 9.886 Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU).

“Dan 2.182 Stasiun Penukaran Baterai Listrik Umum (SPBKLU),” terangnya, melalui siaran pers, Sabtu (4/5/2024).

Baca juga : Siti Nadia Tarmizi: Di Indonesia Tidak Ada Kasus

Bahkan, perseroan juga berinovasi mengembangkan 2.000 unit SPKLU pada tiang listrik (Pole Mounted) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Selain itu, infrastruktur non fisik juga telah dikembangkan PLN, yakni dengan menghadirkan fitur EV Digital Services (EVDS) di Super Apps PLN Mobile.

Lebih lanjut ia menjelaskan, melalui fitur ini, pihaknya memudahkan para pengguna EV untuk mengetahui keberadaan charging station terdekat, layanan test drive, mengajukan pemasangan layanan home charging.

Lalu, marketplace untuk membeli EV, hingga mengatur rencana perjalanan jauh.

“Menu Trip Planner ini akan otomatis memberikan rekomendasi titik-titik SPKLU yang dilalui sesuai rute perjalanan,” jelasnya.

Ia menambahkan, dukungan ekosistem EV yang kian masif juga tercermin pada periode arus mudik dan arus balik libur Lebaran 1445 H lalu.

Yang mana SPKLU hanya tersedia pada beberapa rest area di jalur Trans Sumatra-Jawa.

Ia menilai, minat masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik semakin meningkat.

Baca juga : Jemaah Haji Hati-hati Kena Tipu Visa Bodong

“Tingginya animo masyarakat, tercermin dari meningkatnya jumlah transaksi dan konsumsi listrik SPKLU,” katanya.

Perseroan mencatat, realisasi H-7 sampai H+7 Idul Fitri tahun 2024, jumlah transaksi di SPKLU mencapai 11.377 transaksi.

Jumlah ini meningkat 5 kali lipat dibandingkan tahun 2023, yang sebanyak 2.275 transaksi, engan realisasi konsumsi listrik mencapai 226,5 Mega Watt hour (MWh). Atau meningkat 5,2 kali lipat dibandingkan tahun 2023 sebesar 43,5 MWh.

Melihat tingginya kebutuhan tersebut, kini ia memastikan, bahwa SPKLU telah tersedia di seluruh rest area.

“Kami menjawab kebutuhan itu, dengan menyediakan fasilitas SPKLU di setiap titik strategis dan seluruh rest area tol di jalur mudik,” pungkasnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin, 6 Mei 2024 dengan judul Dikunjungi Presiden Jokowi, Dirut PLN Beberin Kesiapan Ekosistem Kendaraan Listrik

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.