BREAKING NEWS
 

Kolaborasi MSIG Indonesia Dan MSIG Life Kampanyekan Keanekaragaman Hayati Bagi Para Pelajar

Reporter : MERRY APRIYANI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Kamis, 4 Juli 2024 07:46 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Asuransi MSIG Indonesia (MSIG Indonesia) bersama PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (MSIG Life) menggelar kampanye Keanekaragaman Hayati dalam Menghadapi Perubahan Iklim di 3 sekolah dasar negeri di Tangerang, Bogor dan Jakarta.

"Keberlanjutan bukan hanya sebuah konsep, tetapi tanggung jawab. Melalui Biodiversity Fun Class. Kami tidak hanya mengedukasi anak-anak tentang pentingnya keanekaragaman hayati tetapi juga menginspirasi mereka untuk menjadi pelindung bumi di masa depan," ungkap Direktur MSIG Indonesia, Soichiro Tsuchida dalam keterangannya, Rabu (3/7/2024).

Baca juga : Hadir Di Festival Indonesia 2024, BRI Perkuat Layanan Keuangan Bagi Diaspora dan PMI Di Korsel

Melalui rangkaian kegiatan seperti menonton video pengenalan isu perubahan iklim, kegiatan interaktif dan story-telling tentang jenis-jenis sampah dan pilah sampah, serta percobaan sains sederhana bertajuk "Dampak Efek Gas Rumah Kaca" dan "Dampak Gletser yang Mencair", anak-anak belajar mengenai dampak perubahan iklim dan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati.

Adsense

Rangkaian ini diharapkan memberikan pemahaman mendalam mengenai dampak kegiatan sehari-hari terhadap perubahan iklim dan bagaimana perubahan kecil yang mereka lakukan dapat memberi dampak besar di masa depan.

Baca juga : Kolaborasi IPB University Dan PKK Buleleng Implementasikan Inovasi Pangan Sehat

"Sejalan dengan fokus kami dalam memberdayakan keluarga, kami yakin bahwa lingkungan yang lestari adalah fondasi untuk meningkatkan kualitas dan ketahanan hidup keluarga Indonesia, generasi muda berperan sebagai agen perubahan untuk mewujudkan masa depan yang lebih bermakna," sambung Direktur MSIG Life, Ken Terada.

Sebagai informasi, laporan WWF pada 2022, populasi satwa liar telah menurun rata-rata 69 persen sejak tahun 1970, dengan penurunan yang signifikan terutama pada populasi spesies air tawar yang menurun sebesar 83 persen.

Baca juga : Hari Pelaut Sedunia, Kemenhub Gencar Kampanyekan Keselamatan Pelayaran

Ancaman terbesar terhadap keanekaragaman hayati ini termasuk hilangnya habitat, eksploitasi berlebihan, dan perubahan iklim.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense