Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Swedia Pesta Gol 5-1 ke Gawang Tunisia
- S3 Ilmu Hukum Universitas Borobudur Tawarkan Pendidikan Berkualitas Berstandar Internasional
- PLN EPI Dorong CBG dari Limbah Sawit untuk Kurangi Emisi dan LNG
- Khofifah Ajak Alumni FH Unair Buka Peluang Magang Bagi Mahasiswa
- Tampung 245.980 Murid Baru, Disdik DKI SPMB Objektif, Transparan dan Inklusif
Hari Pelaut Sedunia, Kemenhub Gencar Kampanyekan Keselamatan Pelayaran
Rabu, 26 Juni 2024 10:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Keselamatan pelayaran diharapkan menjadi tanggung jawab bersama. Hal ini karena berdasarkan data Komite Nasional Keselamatan Transportasi mencatat ada 221 kecelakaan pelayaran selama periode 2007-2023.
Dari jumlah itu, sebanyak 135 dari 221 kecelakaan atau 61,1 persen kecelakaan masuk dalam kategori sangat serius. Mayoritas kecelakaan adalah terbakar 33 persen, tenggelam 27 persen, tabrakan 20 persen, dan kandas 17 persen.
Kepala Kantor KSOP Utama Tanjung Perak Agustinus Maun menegaskan, pentingnya peran pelaut di Indonesia dalam mewujudkan keselamatan pelayaran.
"Kita sepakat bahwa pelaut adalah pekerja kunci yang memiliki peran penting sebagai tulang punggung perekonomian sebuah negara. Kita patut memberikan apresiasi atas kontribusi dan jasa-jasa para pelaut Indonesia," kata Agustinus, Rabu (26/4/2024).
Agustinus menekankan keselamatan pelayaran adalah kebutuhan mutlak dan tanggung jawab bersama.
Baca juga : Bali Di Konferensi Ketahanan Kesehatan
Hal ini juga sejalan dengan tema Hari Pelaut Sedunia tahun ini yang diusung oleh International Maritime Organization (IMO) yaitu 'Safety Tips At Sea' dengan sub tema 'Healty and Happy Seafarers for Safe Ships'.
Tahun ini menyoroti kontribusi pelaut dalam menjadikan sektor maritim sebagai tempat kerja yang aman.
"Diharapkan para pelaut dapat membagikan tips keselamatan di laut, baik mengenai perlengkapan yang mereka kenakan maupun pelatihan yang mereka terima," ujarnya.
Agustinus mengajak seluruh pihak mulai dari operator kapal, nelayan, pengguna jasa untuk memprioritaskan keselamatan saat berada di laut. Misalnya dimulai dari penggunaan life jacket dan tindakan pencegahan lainnya.
"Terutama untuk melindungi diri kita sendiri dan orang lain," ucapnya.
Baca juga : Hari Raya Keagamaan Momentum Penguatan Nilai Toleransi
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Antoni Arif Priadi mengingatkan peran krusial pelaut sebagai tulang punggung rantai logistik global, yang telah memberikan kontribusi luar biasa dalam menjaga kelancaran distribusi barang dan komoditas secara global.
Dalam menjalankan komitmen Kemenhub dalam memperkuat regulasi dan pengawasan demi menjamin hak-hak para pelaut diterbitkan Surat Edaran No. SE-DJPL 20 Tahun 2024 tentang Pemeriksaan dan Pengawasan Perjanjian Kerja Laut Terhadap Gaji Pokok Awak Kapal Yang Bekerja di Atas Kapal Berbendera Indonesia Yang Berlayar di Perairan Indonesia.
"Diterbitkannya SE ini bertujuan untuk memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada awak kapal terkait gaji pokok. Gaji pokok tersebut juga belum termasuk tunjangan lainnya, paling sedikit antara lain upah lembur dan uang pengganti hari-hari libur (leavepay)," jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPC Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Surabaya Stenven Henry Lesawengen mengatakan, kerugian di sektor perekonomian jalur laut jika terjadi kecelakaan akan sangat merugikan.
Stenven menuturkan, secara global neraca transaksi perdagangan yang masuk Tanjung Perak di tahun 2023 kurang lebih sebesar Rp. 1.200 trilliun dari kontainer lokal dan ekspor- impor totalnya 3 juta boks, curah kering dan general cargo 16 juta ton, serta curah cair 5 ton.
Baca juga : Menteri Siti: Perhutanan Sosial Upaya Wujudkan Keadilan Pengelolaan Lahan
"Kapal kontainer yang pling kecil bisa membawa 300 boks, bila 1 kontainer senilai Rp 300 juta, maka satu kapal bisa bernilai Rp 900 milliar. Bisa dibayangkan, bila kapal kecelakaan," tuturnya.
Untuk itu, Steven mengakui betapa pentingnya arti keselamatan pelayaran itu. "Nilai keselamatan pelayaran itu sangat berarti dalam memperkuat perekonomian bangsa," ucap Stenven.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya