BREAKING NEWS
 

Gus Yahya: Hamzah Haz Adalah Aktivis, Pejuang dan Pemimpin NU yang Gigih

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Rabu, 24 Juli 2024 22:33 WIB
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Foto: Dok. PBNU)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf berduka atas wafatnya Wakil Presiden ke-9 RI Hamzah Haz.

“Atas nama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, atas nama jam'iyah Nahdlatul Ulama, saya menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya KH Hamzah Haz, Wakil Presiden Republik Indonesia yang ke-9,” ucapnya, dalam keterangan yang diterima redaksi.

Baca juga : Mahfud: Hamzah Haz Beri Warna Mozaik Perjuangan Indonesia

Gus Yahya menerangkan, Hamzah Haz merupakan tokoh NU yang spesial. “Beliau adalah aktivis, pejuang, dan pemimpin Nahdlatul Ulama yang gigih sepanjang hidupnya untuk memperjuangkan Nahdlatul Ulama, memperjuangkan bangsa dan negara,” ucapnya.

Adsense

Dia berdoa, Allah SWT menempatkan Hamzah Haz pada kedudukan yang mulia di sisi-Nya. “Semoga keluarga dan kita semua dikaruniai ketabahan, kesabaran, dan ganti nikmat lebih besar dari musibah ini. Aamiin,” tutupnya.

Baca juga : Akademisi Sebut Andri Permana Pemimpin Masa Depan yang Berintegritas

Hamzah Haz wafat, Rabu (24/7/2024) pagi, di kediamannya, di Matraman, Jakarta. Mantan Ketua Umum PPP ini dikenal sebagai negarawan, politisi, cendekiawan, dan sosok profesional yang telah mengabdi kepada bangsa dan negara.

Putra ke-4 Hamzah Haz, Nur Agus Haz, merasa kepergian ayahnya begitu mendadak. Pasalnya, Hamzah Haz tidak sedang sakit. Agus juga menepis kabar ayahnya meninggal di RSPAD Gatot Subroto seperti yang beredar di media sosial.

Baca juga : Tausiyah Wapres di Pontianak: Pentingnya Menahan Nafsu Dan Pemimpin Sabar

"Meninggalnya saat di kamar. Saya perhatikan Bapak dalam keadaan bangun tidur mau Salat Duha, lalu terjatuh," ungkapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense