BREAKING NEWS
 

Usai Saparan Apem Yaa Qawiyyu, Airlangga Launching Kawasan Industri Hijau Batam

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Senin, 26 Agustus 2024 14:09 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Kemenko Perekonomian

RM.id  Rakyat Merdeka - Kawasan Industri Wiraraja, yang terinspirasi dari sosok cemerlang Aria Wiraraja, kini menjadi pusat perhatian dunia investasi. Kawasan Industri yang Diresmikan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) pada 18 Maret 2024 lalu ini tidak hanya menjadi magnet investasi, tetapi juga memberi kontribusi bagi transformasi ekonomi hijau.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan kawasan industri di Kota Batam ini punya peran penting sebagai pintu gerbang investasi Indonesia.

"Kepri juga tumbuh secara baik di kuartal kedua yakni 4,9 persen dan menjadi salah satu provinsi dengan KEK terbanyak di Indonesia," kata Airlangga dalam Grand Launching Wiraraja Green Renewable Energy and Smart-Eco Industrial Park (GESEIP), Batam, Senin (26/8).

Dalam acara tersebut, delapan perusahaan di sektor energi terbarukan resmi beroperasi di Kawasan Industri Wiraraja, dengan total investasi baru mencapai 17,6 triliun dolar AS.

Airlangga juga menyaksikan secara langsung penandatangan perjanjian kerja sama pasokan gas alam dan pembangunan infrastruktur di dalam Kawasan Industri Wiraraja.

Baca juga : Airlangga Bawa Pesan Hidup Rukun Dan Guyub

Investasi ini berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA) dari negara-negara seperti Amerika Serikat, Jerman, Taiwan, dan Singapura. 

Selain itu, investasi tersebut diproyeksikan akan membuka lapangan kerja bagi 36.150 tenaga kerja.

Menurut Airlangga, industri semikonduktor sangat penting di era digitalisasi. Karena itu, Pemerintah Pusat mempersiapkan Sumber Daya Manusia-nya. 

Adsense

"Ada start-up di Bandung yang sudah menjadi value chain dari pada industri semikonduktor di Amerika Serikat dalam hal chip design,” tuturnya.

Kawasan Industri Wiraraja juga memiliki peran penting dalam perekonomian lokal, dengan kontribusi signifikan terhadap PDRB Kepulauan Riau. Sektor industri pengolahan sendiri memberikan share sebesar 41 persen terhadap PDRB Kepulauan Riau.

Baca juga : Airlangga Bawa Pesan Hidup Rukun Dan Guyub

"Jadi, spektrumnya luas dan karena situasinya dalam Kawasan Ekonomi Khusus dan free trade zone, saya berharap bahwa Kepri ini bisa menonjol di kawasan regional. Kita berani bersaing dengan Johor di Malaysia,” imbuhnya.

Menko Airlangga juga mengunjungi PT Atelier Solar Indonesia, perusahaan yang bergerak di sektor manufaktur solar modul dengan nilai investasi 30 juta dolar AS. Perusahaan ini akan memproduksi solar modul dengan kapasitas mencapai 2 GW dalam fase kedua pengembangannya.

Ia berharap, perusahaan yang beroperasi bisa memanfaatkan berbagai insentif fiskal yang telah diberikan oleh Pemerintah.

“Saya bangga pengembangan kawasan di Wiraraja ini bisa meningkatkan investasi di Pulau Batam dan tentu berharap bahwa investasi ini dalam 5 tahun ke depan dapat direalisasikan dan menjadi salah satu tulang punggung dari industrialisasi di Pulau Batam yang berorientasi ekspor,” tutup Airlangga.

Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat penting, termasuk Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dan Walikota Batam Muhammad Rudi, yang juga menjabat sebagai Ketua BP Batam. 

Baca juga : Dirut PLN Cek Langsung Keandalan Infrastruktur Kelistrikan di IKN

Turut hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya yakni Sesmenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Deputi 3 Kemenko Perekonomian Elen Setiadi, Deputi 5 Kemenko Perekonomian Ali Murtopo Simbolon dan Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto.

Selain itu, tampak juga Gubernur Kepulauan Riau Gubernur Ansar Ahmad, Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Jimmy Watuseke, Kabinda Kepulauan Riau Brigjen TNI Bonar Panjaitan, Wakapolda Kepulauan Riau Brigjen Pol. Asep Safrudin, U.S. Consul General untuk Sumatera Bernard C. Uadan, dan Walikota Batam Muhammad Rudi yang juga merupakan Ketua BP Batam.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense