BREAKING NEWS
 

Menkominfo Panggil Bos Indosat, Usut Dugaan Pencurian Data Pribadi

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Senin, 2 September 2024 18:37 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi. Foto: Instagram/kemenkominfo

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengeluarkan pernyataan tegas mengenai penanganan kejahatan siber, khususnya pencurian data pribadi. 

Dalam keterangan resminya di Badung, Bali, pada Senin (2/9), Budi Arie menekankan bahwa pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran terkait data pribadi.

"Saya tegaskan bahwa Kominfo tidak menoleransi segala bentuk kejahatan siber. Keamanan data pribadi adalah prioritas utama, dan setiap pelanggaran akan ditindak tegas," ujar Budi Arie.

Baca juga : Menkominfo Ajak Jurnalis Sukseskan HLF-MSP dan IAF 2024

Menurut Menkominfo, perlindungan data pribadi merupakan agenda utama pemerintah. Termasuk dalam hal ini adalah dugaan kasus pencurian data yang melibatkan salah satu mitra penyelenggara layanan telekomunikasi, Indosat Ooredoo. Untuk merespons insiden tersebut, Kominfo telah mengambil langkah-langkah konkret.

Budi Arie mengungkapkan bahwa pihaknya telah memanggil Direksi Indosat Ooredoo untuk memberikan penjelasan dan mendiskusikan solusi perbaikan terkait perlindungan data di perusahaan tersebut. 

Adsense

"Hari ini, kami memanggil Direksi Indosat untuk mendiskusikan penanganan insiden ini dan memastikan bahwa langkah-langkah perbaikan segera diambil," jelasnya.

Baca juga : Kominfo Gandeng BI, OJK Dan 11 Asosiasi Bentuk Satgas Basmi Judi Online

Menkominfo juga mengingatkan semua penyelenggara layanan telekomunikasi seluler untuk senantiasa menjaga perlindungan konsumen, kualitas layanan, dan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Telekomunikasi dan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. 

"Setiap perusahaan telekomunikasi harus bertanggung jawab terhadap keamanan data pelanggan. Tidak boleh ada kompromi dalam hal ini," tegasnya.

Menkominfo juga menyatakan dukungan penuh terhadap penegakan hukum yang saat ini sedang dilakukan oleh pihak Kepolisian.

Baca juga : Dukung Indonesia Maju, Kota Podomoro Tenjo Luncurkan 2 Produk Anyar

"Kami bekerja sama dengan pihak Kepolisian untuk memastikan bahwa pelaku kejahatan ini mendapatkan hukuman yang setimpal," kata Budi Arie.

Sebelumnya, Kepolisian Kota Bogor telah menangkap dua karyawan dari perusahaan mitra Indosat Ooredoo yang diduga terlibat dalam pencurian dan penyalahgunaan data identitas pribadi warga untuk mencapai target penjualan kartu SIM.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense