BREAKING NEWS
 

Pamitan Dan Minta Maaf, Jokowi Mengaku Banyak Kesalahan Dan Kekurangan

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : ADITYA NUGROHO
Jumat, 4 Oktober 2024 08:05 WIB
Presiden Jokowi menyapa siswa saat mengunjungi SMK Negeri 1 Kalabahi, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (3/10/2024). (Foto: Biro Pers)

 Sebelumnya 
Hal yang sama dilakukan Jokowi saat mengunjungi Pasar Soponyono Surabaya, Jawa Timur, Jumat (9/9/2024). Kegiatan yang utamanya adalah blusukan mengecek harga bahan pokok, Jokowi selipkan ucapan perpisahan sebagai Presiden.

Nyuwun pangapunten kalau ada hal-hal yang kurang berkenan di hati Bapak, Ibu semuanya nggih,” pinta Jokowi yang disambut teriakan dari warga yang hadir.

Selain itu, di acara kenegaraan semisal pidato tahunan MPR, sidang kabinet terakhir di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Jokowi juga tidak lupa berpamitan dengan koleganya di lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

“Saya juga ingin memohon maaf kepada Bapak Ibu semuanya jika dalam 10 tahun ini ada hal-hal yang dirasa kurang berkenan dalam berinteraksi dan ada hal-hal yang kurang maksimal, sekali lagi saya ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya,” papar Jokowi, di Istana Garuda, IKN, Jumat (13/9/2024).

Baca juga : Terbukti Miliki Fondasi Yang Kuat, Indonesia Optimis Ekonomi Ke Depan Akan Terdongkrak

Jokowi juga mengucapkan permintaan maaf saat acara zikir dan doa kebangsaan menyambut HUT ke-79 RI, di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (1/8/2024) malam.

“Dengan segenap kesungguhan dan kerendahan hati, izinkanlah saya dan Prof KH Ma’ruf Amin, ingin memohon maaf yang sedalam-dalamnya atas segala salah dan khilaf selama ini. Khususnya selama kami berdua menjalankan amanah sebagai Presiden Republik Indonesia dan sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia,” kata Presiden Jokowi.

Istana pun buka suara soal Jokowi yang rajin minta maaf jelang habis masa jabatannya. Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, tak kaget jika Jokowi bersikap demikian. Kata dia, Jokowi memang sedang membangun sebuah tradisi politik yang baru.

“Berpamitan dan meminta maaf tidak hanya kepada elite politik, tetapi juga secara langsung kepada rakyat yang beliau kunjungi,” kata hasan.

Baca juga : Budi Arie Gaet 6 Platform Digital

Partai Golkar mengapresiasi sikap Jokowi yang mengucapkan perpisahan dibarengi dengan ungkapan permintaan maaf selama menjabat. Menurut itu, merupakan hal yang baik, bentuk kerendahatian pemimpin.

“Sehebat apapun yang dilakukan pemimpin, pasti ada kurangnya,” sebut Sekjen Golkar, Sarmuji saat dihubungi Rakyat Merdeka, Rabu (3/10/2024).

PAN juga memuji sikap Jokowi. Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi mengatakan, sikap Jokowi patut dicontoh. Kata dia, tidak mudah membangun sebuah kebijakan dan program. Karena itu, pasti ada kekurangannya.

“Karena untuk membangun peradaban Indonesia itu tidak bisa 5, 10 tahun, tapi terus berkelanjutan sampai kemudian cita-cita kemerdekaaan menjadikan masyarakat adil, makmur, sentosa tercapai,” jelas Viva.

Baca juga : PAN Berharap Dapat Jatah Kursi Menteri

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat, 4 Oktober 2024 dengan judul Pamitan Dan Minta Maaf, Jokowi Mengaku Banyak Kesalahan Dan Kekurangan

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense