RM.id Rakyat Merdeka - Laboratorium Indonesia (LAB 45) berharap Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming dapat menyelesaikan beberapa persoalan mengenai isu pertahanan dan keamanan.
Menurut Analis Utama Politik Keamanan LAB 45, Christian Guntur Lebang, terobosan Presiden Jokowi pada isu pertahanan dan keamanan perlu mendapat atensi dari Pemerintahan berikutnya.
"Badan Keamanan Lalut (Bakamla) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) itu berdiri di era Pak Jokowi. Artinya, ada juga terobosan institusional dari Pak Jokowi," kata Guntur Lebang di Media Center Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (4/10/2024).
Baca juga : Ketua MA Puji Pelaksanaan Sertifikasi Hakim Pertanahan & Tata Ruang
Hanya saja, di balik capaian tersebut, terdapat beberapa persoalan yang dinilai Guntur bisa dituntaskan setelahnya. Dia mencontohkan pembentukan Bakamla belum mendapat dukungan penuh dari regulasi yang sudah ada.
"Ngomongin BSSN sampai sekarang BSSN tidak memiliki cantolan undang-undang keamanan cyber," ujar Guntur.
Sekadar informasi, LAB 45 akan mengelar seminar nasional di Auditorium Perpusnas RI pada Selasa, 8 Oktober 2024. Seminar nasional itu bertemakan "Evaluasi Kebijakan Presiden Joko Widodo: Bidang Politik Keamanan, Ekonomi, dan Media".
Baca juga : PUPR Tuntaskan Sejumlah Infrastruktur Guna Tingkatkan Daya Saing & Perekonomian
Di kesempatan sama, Kepala LAB 45 Jaleswari Pramodhawardani mengungkapkan pada seminar ini pihaknya juga akan memberikan beberapa rekomendasi untuk pemerintahan baru.
"Supaya menjadi landasan untuk membenahi dan melanjutkan apa yang sudah pernah dilakukan sebelumnya," ujar Jaleswari.
Menurut dia, seminar itu merupakan bentuk sumbangsih LAB 45 agar kebijakan pemerintahan sebelumnya bisa dibereskan setelahnya. Sehingga, semua pihak bisa bersama-sama menjaga dan merawat demokrasi.
Baca juga : Budi Arie Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kebencanaan
"Ya rekomendasi itu tentunya di bidang ekonomi, politik, dan pertahanan. Cuma apa poinnya, akan lebih lanjut dibahas pada saat seminar nanti," papar dia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.