RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menunjukkan rasa sayangnya kepada rakyat. Hal itu terlihat dari kebijakan Prabowo menaikkan gaji guru dan upah buruh, serta akan melanjutkan program bantuan beras untuk rakyat.
Pengumunan kenaikan upah buruh disampaikan Prabowo, di Istana, Jakarta, Jumat (29/11/2024). Sebelum pengumuman, Kepala Negara bertemu dengan perwakilan serikat pekerja, lalu menggelar Rapat Kabinet Terbatas dengan para menteri terkait untuk membahas kebijakan tersebut.
Sejam sebelum pengumuman, para menteri sudah berdatangan ke Istana. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli tiba terlebih dahulu sekitar pukul 14.30 WIB. Sepuluh menit kemudian, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto datang menyusul. Kemudian, datang Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Baca juga : Titi Anggraini: Warga Jakarta Merasa Dikhianati
Rapat Terbatas dimulai pukul 16.00 WIB di ruang rapat dengan meja kayu persegi panjang. Prabowo duduk di ujung meja. Di deretan sisi kiri tampak Airlangga, Sri Mulyani, dan Sekretaris Kabinet Mayor Teddy Indra Wijaya. Di sisi kanan, ada Cak Imin, Yassierli, dan Mensesneg Prasetyo Hadi. Wajah para menteri terlihat serius. Airlangga dan Sri Mul terlihat menatap tablet di atas meja. Sementara, Cak Imin membuka dokumen yang dibawanya.
Usai rapat, Prabowo didampingi para menteri menyampaikan keterangan pers. Kepada wartawan, Prabowo mengungkapkan bahwa Rapat Terbatas tersebut membahas kenaikan upah minimum tahun 2025. Prabowo menjelaskan, upah minimum merupakan jaring pengaman sosial yang sangat penting, khususnya bagi pekerja dengan masa kerja di bawah 12 bulan. "Penetapannya didasarkan pada pertimbangan kebutuhan hidup layak," terangnya.
Ketua Umum Partai Gerindra ini menambahkan, tujuan utama dari kenaikan upah minimum adalah meningkatkan daya beli pekerja sambil tetap menjaga daya saing usaha agar ekonomi tetap berjalan secara berkelanjutan. Dia menjelaskan, awalnya Menaker mengusulkan kenaikan upah minimum sebesar 6 persen. Namun, setelah melalui pembahasan dan pertemuan dengan para pimpinan serikat buruh, Pemerintah memutuskan menaikkan rata-rata upah minimum nasional 2025 sebesar 6,5 persen.
Baca juga : Wahyu Dinata: Menurun Atau Tidak, Belum Bisa Dihitung
"Kesejahteraan buruh merupakan hal yang sangat penting. Karena itu, kami akan memperjuangkan terus perbaikan kesejahteraan mereka," ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan soal pertemuan dengan pimpinan asosiasi dan perwakilan buruh. Prabowo mengungkapkan, Program Makan Bergizi Gratis untuk anak dan ibu hamil yang akan menjadi tambahan kesejahteraan buruh.
Kata Prabowo, Pemerintah memutuskan anggaran rata-rata untuk makan bergizi sebesar Rp10 ribu per hari. Jika buruh memiliki keluarga dengan tiga anak, mereka mendapat bantuan senilai Rp 30 ribu per hari atau sekitar Rp 2,7 juta per bulan.
Baca juga : Menhub Minta Pendampingan Proyek
Dengan program tersebut, ditambah bansos dan perlindungan sosial lainnya, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH), Pemerintah berharap bisa mengamankan semua lapisan masyarakat, termasuk kelompok buruh. "Saya kira sudah sudah sangat maksimal pada saat ini. Tentunya kita ingin memperbaiki di saat-saat mendatang," tutupnya.
Yassierli ikut memberikan keterangan. Dia berharap, para buruh dan pengusaha, termasuk yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), dapat memahami keputusan tersebut.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.