RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh Wajib Pajak terkait kendala yang terjadi dalam implementasi sistem perpajakan terbaru, Coretax.
Dalam unggahan di akun Instagram resminya, @smindrawati, pada Kamis (23/1), Sri Mul mengakui adanya berbagai tantangan yang masih dihadapi oleh Wajib Pajak.
“Dalam implementasi sebuah sistem yang baru, tidak dapat dipungkiri begitu banyak tantangan yang harus dihadapi,” aku Sri Mulyani, usai mendengarkan berbagai masukan dan keluhan yang dihadapi Wajib Pajak di sejumlah kantor pajak di wilayah Jakarta.
Baca juga : Pastikan Coretax Tokcer, Sri Mulyani Minta Saran Dan Masukan Dari Wajib Pajak
Mantan Bos Bank Dunia ini bilang, kendala tersebut merupakan bagian dari upaya pihaknya dalam membangun sistem perpajakan yang lebih terintegrasi, efisien, dan akuntabel.
Sri Mulyani juga memberikan apresiasi kepada jajaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP), khususnya mereka yang berada di garis depan pelayanan.
Ia mendorong mereka untuk tetap semangat dan proaktif dalam mengatasi berbagai kendala yang muncul. “Ingatlah bahwa tugas kita adalah melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” tambahnya.
Baca juga : Audrey Davis, Mantan Tidak Minta Maaf Sebar Video Syur
Kepada Wajib Pajak, Sri Mulyani menyampaikan terima kasih atas pengertian dan masukan yang diberikan selama masa transisi ini.
Ia meyakinkan bahwa Direktorat Jenderal Pajak (DJP), terus melakukan perbaikan dengan prinsip praktis dan pragmatis agar kendala yang ada dapat segera teratasi.
“Kepada seluruh Wajib Pajak, saya mengucapkan maaf dan terima kasih atas pengertian dan masukan yang diberikan selama masa transisi ini,” tulisnya.
Baca juga : Beratkan Industri Otomotif, Menperin Minta Opsen Pajak Dievaluasi
Sri Mul berharap Wajib Pajak terus memberikan dukungan dalam upaya penyempurnaan sistem Coretax.
Untuk diketahui, Coretax adalah sistem perpajakan digital terbaru yang dirancang pemerintah untuk mempermudah dan meningkatkan efisiensi administrasi perpajakan di Indonesia.
Alih-alih mempermudah, sistem baru perpajakan yang mulai diberlakukan tahun ini tersebut justru masih ditemukan banyak masalah. Wajib Pajak menumpahkan kekesalannya di media sosial.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.