Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pastikan Coretax Tokcer, Sri Mulyani Minta Saran Dan Masukan Dari Wajib Pajak
Selasa, 14 Januari 2025 20:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, Direktorat Jenderal Pajak terus bekerja keras untuk memastikan sistem administrasi perpajakan Coretax dapat berjalan optimal di tengah berbagai dinamika dan tantangan yang dihadapi.
Untuk itu, Sri Mulyani mengharapkan input yang konstruktif dari Wajib Pajak.
Baca juga : Hadiri Pelatihan Penyidik, Kapolri Minta Jajaran Cegah Kebocoran Anggaran Negara
"Partisipasi aktif berupa saran, masukan dan pemahaman yang baik dari Wajib Pajak sangat penting dalam mendukung keberhasilan Coretax," kata Sri Mulyani via Instagram, Selasa (14/1/2025).
Sri Mulyani menjelaskan, dalam pertemuan dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan dan jajarannya pada Selasa (14/1/2025), pihaknya membahas langkah-langkah strategis dalam rangka pengembangan government technology. Termasuk, sinkronisasi dengan Coretax.
Baca juga : Menkop Pastikan Program MBG Jadi Stimulus Peningkatan Koperasi Di Indonesia
Coretax dibangun sebagai bagian dari upaya reformasi perpajakan, dengan mengintegrasikan seluruh sistem administrasi perpajakan.
Dengan sistem yang lebih terintegrasi, proses administrasi perpajakan diharapkan menjadi lebih efisien, transparan, akuntabel, serta dapat meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak.
Baca juga : Evaluasi Nataru, BG Minta Pelayanan Daerah Bencana dam Waspadai Uang Palsu
"Kami sepakat menjaga aspek interoperabilitas, sehingga koordinasi dan kolaborasi antar sistem elektronik pemerintahan dapat berjalan dengan baik. Termasuk, integrasi dengan data dalam sistem Coretax," tutur Sri Mulyani.
"Semua dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi, dan yang terpenting untuk membangun kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya