BREAKING NEWS
 

Wakil Kepala BPH Dahnil Anzar Simanjuntak

Pengelolaan Haji Itu Banyak Kartelnya

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : SISWANTO
Minggu, 23 Maret 2025 08:05 WIB
Wakil Kepala BPH Dahnil Anzar Simanjuntak. (Foto: Fitri/RM)

 Sebelumnya 
Pesan Prabowo ini kemudian diterjemahkan Dahnil sebagai visi dan misi BPH. Ada tiga sukses yang dicanangkan. Sukses ritual, sukses ekonomi dan sukses peradaban-keadaban.

“Sukses ritual itu dari jalan sampai pulang sebagaimana distilahkan Pak Prabowo efisien dan aman alias Eman. Biaya yang dikeluarkan dan biaya diperoleh harus akuntabel,” cetus mantan Jubir Prabowo di Kementerian Pertahanan itu.

Dahnil menilai pengelolaan haji itu banyak kartelnya. Bertahun-tahun mereka mengelola dengan tujuan hanya untuk menguntungkan diri sendiri dan kelompoknya.

Baca juga : Golkar Yakin, MBG Tidak Ganggu Ekonomi Nasional

“Memang perlawanan terhadap keberadaan BPH ini ada. Namun, kata Pak Prabowo babat saja kartel itu. Makanya teman-teman KPK yang sempat terbuang, kami ajak di BPH untuk mastikan pelaksanaan haji bersih dari praktik kartel dan sebagainya,” tegas Dahnil.

Dahnil kemudian menjabarkan definisi sukses ekosistem ekonomi haji. Ia bilang, ekonomi haji harus berkembang. Mengingat setiap tahunnya perputaran dana haji antara Rp 60-100 triliun. “Kita ingin pastikan semua bahan makanan yang digunakan para haji itu berasal dari Indonesia. Ke depan seperti beras, semua pakai produk lokal yang digunakan,” imbuh dia.

Selain itu, Presiden juga menginstruksikan BPH untuk membuat kampung haji di Arab Saudi. Hal ini, diakui Dahnil, juga bagian dari pengelolaan anggaran haji secara produktif. Sehingga, biaya berangkat haji bisa lebih murah.

Baca juga : Antusiasme Pemudik Tinggi, 2,4 Juta Tiket Kereta Terjual

Selain itu, 33 Asrama Haji yang rata-rata ukurannya besar, bisa dioptimalkan fungsinya. “Misalnya dijadikan hotel atau rumah sakit haji supaya ada efek ekonomi di tingkat lokal,” bebernya.

Terakhir, sukses peradaban dan keadaban. Kata Dahnil, dua dimensi ini bermuara pada bertambahnya keimanan seseorang sehingga dapat bermanfaat dan berkontribusi untuk orang banyak. Karena itu, BPH membentuk kedeputian khusus yang akan mendampingi para haji untuk menebar manfaat kepada masyarakat.

Ia lantas mencontohkan beberapa pahlawan kemerdekaan Indonesia seperti HOS Tjokroaminoto, Agus Salim, Ahmad Dahlan dan Hasyim Asy’ari yang pulang haji lalu menebar manfaat untuk orang banyak.

Baca juga : Kepala Daerah Di Bengkulu Ramai-ramai Gabung PAN

“Jadi simbol kebangsaan membangkitkan nasionalisme. Itu lah yang kemudian Pak Prabowo suka gunakan simbol kebangkitan para haji, baik kebangsaan maupun ekonominya,” terangnya.

Masalah daftar tunggu calon jemaah haji juga sudah dipikirkan jalan keluarnya. Kata Dahnil, BPH sedang mengupayakan mengatasi problematika ini. Caranya dengan mengisi kuota negara sahabat yang jatahnya telah ditentukan Pemerintah Saudi, tapi tidak bisa dipenuhi.

“Misalnya Filipina yang jatahnya 5000, tapi cuma mampu ngirim jemaah haji 3000. Artinya 2000 kosong. Kemudian Kazakhstan, Uzbekistan dan banyak negara lain yang kuota hajinya tidak bisa dipenuhi,” pungkas Dahnil. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense