BREAKING NEWS
 

Dugaan Korupsi Laptop Chromebook

Panggil Nadiem Lagi, Kejagung Klarifikasi Penggeledahan GoTo

Reporter : MOEHAMMAD WAHYUDIN
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 15 Juli 2025 07:15 WIB
Penyidik Jampidsus Kejagung melakukan penggeledahan di kantor PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), Jakarta, (Selasa 8/7/2025). (Foto: Dok. Kejagung)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kejaksaan Agung (Kejagung) hari ini menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) periode 2019-2022.

Kepala Pusat Penerangan Hu­kum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar menyebut, salah satu materi yang akan didalami penyidik dari Nadiem berkaitan dengan hasil penggeledahan di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), pada Selasa (8/7/2025) kemarin.

“Semua materi terkait apa yang sudah diperoleh penyidik selama ini baik berdasarkan dokumen, berdasarkan hasil penggeledahan dan penyitaan, maupun dari ba­rang bukti elektronik," ujar Harli, Senin (14/7/2025).

Untuk diketahui, Nadiem Ma­karim pernah menjabat sebagai CEO perusahaan ojek online tersebut, sejak pertama kali berdiri pada tahun 2010 hingga 2019. GoTo terbentuk setelah Gojek mengakuisisi Tokopedia pada tahun 2021.

Harli pun berharap Nadiem bisa memenuhi panggilan penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus).

Baca juga : Pupuk Indonesia Kebut Transisi Energi Bersih

Terpisah, kuasa hukum Na­diem Makarim, Hotman Paris Hutapea mengonfirmasi kliennya akan menghadiri pemerik­saan sebagai saksi.

“(Datang) pukul 08.00 WIB,” ujar Hotman Paris saat dikonfir­masi di Jakarta.

Sementara kemarin, Senin (14/7/2025), penyidik Korps Adhyaksa memeriksa mantan Direktur Utama (Dirut) PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), Andre Soelistyo, sebagai saksi kasus tersebut. Harli mengung­kapkan, Andre memenuhi pang­gilan penyidik.

Adsense

Sebelumnya, tim penyidik Kejagung menggeledah kantor PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Se­lasa (8/7/2025) lalu.

Dalam penggeledahan, pe­nyidik menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen dan barang bukti elektronik berupa flashdisk. Barang bukti itu te­ngah dipilah dan diverifikasi.

Baca juga : Koperasi Desa Jadi Ujung Tombak Distribusi Beras

“Baik dari dokumen maupun barang bukti elektronik ini, kita harapkan ada berbagai informasi yang bisa dijadikan untuk mem­perkuat dari pembuktian proses penyidikan,” harap Harli.

Sebelumnya, Manajemen PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menyatakan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan, sebagai bagian dari upaya mendukung penegakan hukum.

“Kami bersikap kooperatif dan mengikuti arahan dari pihak berwenang,” ujar Direktur Public Affairs dan Communications PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), Ade Mulya dalam kete­rangannya, Jumat (11/7/2025).

“Sebagai perusahaan publik, kami selalu mengedepankan asas tata kelola perusahaan yang baik, akuntabel, dan transparan sesuai dengan ketentuan perun­dang-undangan yang berlaku,” imbuhnya.

Sebelumnya, penyidik telah memeriksa Nadiem Makarim pada Senin (23/6/2025) lalu. Nadiem yang diperiksa selama sekitar 12 jam memastikan bakal kooperatif dalam proses penyi­dikan kasus ini.

Baca juga : Kasus Kekerasan Anak Di Jakarta Masih Tinggi

"Dalam kapasitas saya sebagai saksi, saya menyampaikan teri­ma kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap jaja­ran aparat dari kejaksaan yang telah menjalankan proses hukum ini dengan baik, mengedepankan asas keadilan, transparansi, dan juga asas praduga tak bersalah," ucap Nadiem usai pemeriksaan.

Dia menyatakan siap mem­bantu menjernihkan kasus hu­kum yang menyeretnya demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap transformasi pendidikan yang telah dibangun ber­sama. [YUD]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense