Sebelumnya
Sementara, Haedar Nashir mengatakan, Presiden menekankan betul soal persatuan bangsa. Dia pun meyakini Ormas Islam sebagai kekuatan yang punya sejarah panjang di republik sejak sebelum dan pasca kemerdekaan, sepakat dengan hal tersebut.
“Kami menghayati betul bahwa persatuan, keutuhan, dan masa depan bangsa itu perlu kita jaga bersama,” tegas Haedar.
Ditambahkan Haedar, penyampaian pendapat sah dan merupakan hak dalam alam demokrasi. Namun, jangan sampai dicederai dengan aksi yang membuat pecah belah.
Baca juga : Ali Mahsun Atmo: Kami Desak Evaluasi Total Anomali Harga
Muhammadiyah mengajak seluruh rakyat Indonesia memanfaatkan demokrasi dengan penuh pertanggungjawaban, keadaban, dan kewaspadaan. “Agar tak terkontaminasi hal-hal yang membawa pada kekerasan dan perbuatan yang meruntuhkan keutuhan dan kesatuan bangsa Indonesia,” tutup Haedar.
Sebelumnya, Rais Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar juga menyatakan penyampaian aspirasi adalah hak konstitusional warga negara dan harus dihormati. Namun, Kiai Miftach meminta semua pihak, terutama aparat dan petugas di lapangan, bersikap sabar, bijaksana, dan mengedepankan dialog.
“Sabar dan tahan diri, agar tak terjadi benturan yang merugikan semua pihak,” kata Kiai Miftach dalam seruannya, kemarin.
Baca juga : Firman Soebagyo: Jika Bisa Jaga Harga Beras, Rakyat Tenang
Dia juga meminta peserta aksi tidak anarkis dan menghindari provokasi yang memperkeruh keadaan. Kiai Miftach menambahkan, arahan Presiden dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo harus menjadi pedoman bersama. Semua pihak harus menjaga keamanan, ketertiban, dan persaudaraan nasional dengan cara-cara yang damai, tanpa kekerasan, dan tanpa provokasi.
“Jangan sampai aksi menyuarakan aspirasi justru melahirkan korban jiwa dan merugikan bangsa,” ujarnya.
Dia meminta seluruh pengurus PBNU di berbagai level, serta nahdliyin menenangkan situasi dan tidak melibatkan diri dalam aksi anarkis. “Mari seluruh warga NU menjadi peneduh,” dawuh Kiai Miftach.
Baca juga : Kepala Daerah Jangan Bertindak Semena-mena
Selain bertemu perwakilan 16 Ormas Islam, Presiden juga menggelar rapat terbatas bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.