BREAKING NEWS
 

Temuan KPK, Oknum Kemnaker Diduga Peras Perusahaan Jasa K3

Reporter : MOEHAMMAD WAHYUDIN
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Senin, 1 September 2025 06:20 WIB
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu (kiri) didampingi Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memberikan keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta. (Foto: Dwi Pambudo/RM)

 Sebelumnya 
Sementara mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel, menerima jatah Rp 3 miliar, serta satu unit motor Ducati Scrambler. KPK mengendus, ada gratifikasi lain yang diduga diterima Noel se­lama menjabat Wamenaker.

Berdasarkan pemeriksaan para tersangka lain, diketahui bahwa ada barang lain yang diterima Noel. Di antaranya, tiga mobil merek Land Cruiser, Mercedes Benz, dan BAIC.

Namun, ketiga mobil itu dipindahkan dari rumah dinas Wamenaker setelah Noel terjerat operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (20/8/2025).

Baca juga : Napoli Perkasa Karena Belanja Di Inggris

Diduga, kerabat Noel yang me­mindahkannya. KPK meminta pihak-pihak tersebut untuk kooperatif, dengan menyerahkan tiga mobil yang sedang dicari penyidik tersebut.

Saat menggeledah bekas rumah dinasnya di daerah Pancoran, Selasa (26/8/2025), penyidik komisi antirasuah hanya me­nemukan mobil Toyota Alphard, yang kemudian disita.

“Mobil tersebut disita lantaran KPK sudah mempunyai infor­masi awal bahwa kendaraan ini diduga terkait, atau meru­pakan hasil dari tindak pidana korupsi,”ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

Baca juga : Tinju, Tolak Lawan Yarde, Benavidez Pilih Bivol

Selain itu, penyidik menemu­kan empat telepon seluler alias handphone di atas plafon rumah tersebut.

Apakah handphone itu sengaja disembunyikan? “Tentu nanti dalam proses pemeriksaan kepada yang bersangkutan, itu juga akan ditanyakan,” ucap Budi.

“Secara detailnya nanti kami sampaikan ya terkait dengan pengamanan atas empat hand­phone tersebut,” imbuhnya.

Baca juga : Chelsea Olivia, Curhat Perilaku Buruk ART

Penyidik, lanjut Budi, juga akan membuka handphone terse­but untuk mencari informasi-informasi yang berkaitan dengan kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kemnaker.

“Tentu akan menjadi petunjuk, akan menjadi barang bukti bagi penyidik untuk mengungkap perkara ini,” tutupnya. [YUD]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense