Sebelumnya
Sementara mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel, menerima jatah Rp 3 miliar, serta satu unit motor Ducati Scrambler. KPK mengendus, ada gratifikasi lain yang diduga diterima Noel selama menjabat Wamenaker.
Berdasarkan pemeriksaan para tersangka lain, diketahui bahwa ada barang lain yang diterima Noel. Di antaranya, tiga mobil merek Land Cruiser, Mercedes Benz, dan BAIC.
Namun, ketiga mobil itu dipindahkan dari rumah dinas Wamenaker setelah Noel terjerat operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (20/8/2025).
Baca juga : Napoli Perkasa Karena Belanja Di Inggris
Diduga, kerabat Noel yang memindahkannya. KPK meminta pihak-pihak tersebut untuk kooperatif, dengan menyerahkan tiga mobil yang sedang dicari penyidik tersebut.
Saat menggeledah bekas rumah dinasnya di daerah Pancoran, Selasa (26/8/2025), penyidik komisi antirasuah hanya menemukan mobil Toyota Alphard, yang kemudian disita.
“Mobil tersebut disita lantaran KPK sudah mempunyai informasi awal bahwa kendaraan ini diduga terkait, atau merupakan hasil dari tindak pidana korupsi,”ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.
Baca juga : Tinju, Tolak Lawan Yarde, Benavidez Pilih Bivol
Selain itu, penyidik menemukan empat telepon seluler alias handphone di atas plafon rumah tersebut.
Apakah handphone itu sengaja disembunyikan? “Tentu nanti dalam proses pemeriksaan kepada yang bersangkutan, itu juga akan ditanyakan,” ucap Budi.
“Secara detailnya nanti kami sampaikan ya terkait dengan pengamanan atas empat handphone tersebut,” imbuhnya.
Baca juga : Chelsea Olivia, Curhat Perilaku Buruk ART
Penyidik, lanjut Budi, juga akan membuka handphone tersebut untuk mencari informasi-informasi yang berkaitan dengan kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kemnaker.
“Tentu akan menjadi petunjuk, akan menjadi barang bukti bagi penyidik untuk mengungkap perkara ini,” tutupnya. [YUD]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.