RM.id Rakyat Merdeka - Ikatan Notaris Indonesia (INI) menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) dan Rapat Pleno Pengurus Pusat yang Diperluas (RP3YD), serta Pembekalan & Penyegaran Pengetahuan pada 24–26 November 2025 di Hotel Bidakara, Jakarta.
Kegiatan ini diikuti lebih dari 1.400 notaris dari seluruh Indonesia dan menghadirkan Menteri Hukum dan HAM Supratman Andi Atgas sebagai pemberi keynote speech.
Mengusung tema “Profesionalisme Notaris dalam Pelayanan Publik: Mewujudkan Good Notary Governance”, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi INI untuk memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kompetensi notaris, serta menjawab tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan akuntabel.
Dalam sambutannya, Menteri Supratman menekankan pentingnya penguatan peran notaris dalam ekosistem hukum nasional, termasuk pemerataan formasi jabatan notaris di seluruh Indonesia.
Ia menegaskan, Kementerian Hukum dan HAM tidak membatasi penempatan notaris selama memenuhi persyaratan. Peran filter, kata dia, berada pada organisasi profesi INI.
“Kemenkumham tidak membatasi sepanjang notaris memenuhi persyaratan. Inilah peran PP INI sebagai organisasi profesi. Menjadi filter penempatan notaris,” ujarnya.
Baca juga : Industri Manufaktur Menguat Di Tahun Pertama Prabowo, Dorong Pemerataan Ekonomi
Meski demikian, ia meminta INI tidak menghambat penempatan notaris di wilayah mana pun.
“Tujuan organisasi profesi adalah melayani anggotanya. Difilter, iya, tapi jangan dipersulit,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa bagi notaris yang ingin pindah klasifikasi dan telah memenuhi syarat, prosesnya dapat dilakukan melalui organisasi profesi.
“Jika disetujui organisasi profesi, saya minta SK-nya dikeluarkan Dirjen AHU. Jadi semuanya fair,” tuturnya.
Supratman menambahkan, formasi notaris baru kini diprioritaskan untuk wilayah Indonesia timur dan Sumatera, sementara formasi di Jawa dikurangi.
“Notaris baru harus belajar mengisi wilayah Indonesia timur,” bebernya.
Baca juga : PTPN I Dukung Hilirisasi Peternakan Kementan untuk Pemerataan Protein Nasional
Ketua Umum PP INI, Irfan Ardiansyah didampingi Sekretaris Umum Amriyati Amin, menyatakan komitmennya untuk tidak mempersulit penempatan notaris.
“Kita akan mempermudah bagi semua daerah, sepanjang sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.
Soal formasi baru, ia sejalan dengan kebijakan pemerintah yang memprioritaskan Indonesia timur dan Sumatera. Namun, PP INI tetap akan mempertimbangkan kebutuhan riil setiap kabupaten/kota.
“Intinya kita menyeimbangkan semua wilayah,” tegasnya.
Pada KLB-RP3YD tahun ini, agenda utama adalah pembahasan dan penetapan perubahan Anggaran Dasar Perkumpulan untuk memperkuat tata kelola organisasi dan memastikan INI tetap adaptif terhadap perkembangan regulasi serta dinamika profesi.
“KLB-RP3YD menjadi sarana pertemuan Pengurus Pusat dengan seluruh Pengurus Wilayah dan Daerah, sekaligus membahas perubahan Anggaran Rumah Tangga sebagai tindak lanjut perubahan Anggaran Dasar pada 24 November 2025,” jelas Irfan.
Baca juga : KOWANI Tegakkan Tata Kelola Organisasi, Beri Sanksi Pengurus yang Melanggar
Perubahan Anggaran Dasar diharapkan menjadi fondasi yang lebih kuat dalam meningkatkan profesionalisme notaris serta kontribusi INI terhadap kepastian hukum dan pelayanan publik.
Pada hari ketiga, INI mengadakan Pembekalan dan Penyegaran Pengetahuan untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan anggota.
Kegiatan ini memberikan materi perkembangan terbaru di bidang kenotariatan dan hukum, serta menyediakan sertifikasi di bidang perkoperasian dan perbankan syariah bagi notaris maupun Anggota Luar Biasa (ALB).
Komitmen INI di Era Modern Melalui KLB–RP3YD, INI kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat integritas, kapabilitas, serta standar layanan notaris sebagai pejabat umum.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis INI dalam menghadapi tantangan profesi di era modern, sekaligus menjaga martabat dan peran notaris dalam sistem hukum nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.