BREAKING NEWS
 

Jalur Darat di Lokasi Bencana Mulai Terbuka, Jaringan Telekomunikasi dan Listrik Mulai Pulih

Reporter : BHAYU AJI PRIHARTANTO
Editor : UJANG SUNDA
Kamis, 4 Desember 2025 08:54 WIB
Dari kiri: Mendagri Tito Karnavian, Menko PMK Pratikno, dan Mensesneg Prasetyo Hadi, dalam keterangan pers penanganan bencana banjir Sumatera, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/12/2025). (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Upaya pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) terus menunjukkan hasil positif. Jalur darat sudah tersambung dan bisa dilalui lagi. Pasokan BBM, aliran listrik, dan jaringan telekomunikasi juga mulai pulih.

“Untuk pemulihan tower bertegangan tinggi ditargetkan selesai pada Jumat, 5 Desember 2025. PLN telah mempercepat perbaikan dari estimasi 5-6 hari menjadi hanya 2-3 hari,” kata Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno dalam konferensi pers, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Terkait distribusi BBM, Pratikno memastikan Pertamina bersama berbagai pihak terus mengupayakan pengiriman melalui jalur darat. Pemerintah juga menurunkan satgas untuk menangani hambatan di lapangan.

Dalam upaya pemulihan jaringan listrik dan pasokan BBM, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meninjau langsung daerah terdampak di Bireuen, Aceh, Selasa (2/12/2025). Dia memastikan, normalisasi akses listrik segera dilakukan. Termasuk pembangunan menara transmisi darurat (emergency tower).

Material tower seberat 35 ton diangkut menggunakan helikopter. “Saya bersama Direktur Utama (Dirut) PLN, Dirut Pertamina, akan clear-kan tentang pasokan BBM dan bagaimana mempercepat agar listrik bisa nyala,” jelas Bahlil.

Hingga Selasa (2/12/2025), progres pemulihan ketenagalistrikan menunjukkan perkembangan signifikan. Dari 263 penyulang padam, sebanyak 153 penyulang atau 58,2 persen telah kembali normal. 

Sebanyak 6.844 dari 9.669 gardu distribusi (70,8 persen) kembali menyala, dengan beban listrik pulih mencapai 173,05 megawatt (MW) atau 69,8 persen. Jumlah pelanggan kembali menikmati listrik mencapai 727.735 pelanggan atau 69,7 persen.

Baca juga : Tenang, Dana Bencana Aman

Di Sibolga, Sumut, PLN juga mempercepat perbaikan jaringan listrik. Menara tegangan rendah yang sebelumnya ambruk terseret longsor satu per satu kembali berdiri.

“Alhamdulillah perjuangan tim PLN di lapangan untuk warga Sibolga mendapat kemudahan, yaitu mulai terbukanya akses jalan yang tadinya terputus. Tim PLN berhasil memperluas jangkauan distribusi kelistrikan untuk warga Sibolga,” kata Dirut PLN Darmawan Prasodjo, Rabu (3/12/2025).

Pasokan BBM juga mulai lancar. Pertamina Patra Niaga memastikan suplai BBM ke wilayah terdampak bertahap pulih. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyebut pihaknya sudah mengoperasikan 64 SPBU siaga 24 jam di Sumbar.

“Penambahan jam operasional ini menjadi upaya Pertamina untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses BBM di tengah kondisi pemulihan pascabencana,” kata Fahrougi.

Ia menegaskan, seluruh SPBU tetap beroperasi kendati distribusi sempat terhambat karena akses yang terputus, seperti jalur Bukittinggi–Pasaman di Palupuh, Padang Panjang–Sicincin KM 63, hingga ruas Lolo–Surian Solok–Solok Selatan. 

Adsense

Pertamina memastikan, harga BBM Non Subsidi di Aceh, Sumut, dan Sumbar tidak berubah per 1 Desember 2025. Koordinasi dengan Pemerintah Daerah, kepolisian, dan BPBD terus dilakukan untuk menjamin kelancaran distribusi.

Dari sisi telekomunikasi, Telkomsel mempercepat pemulihan jaringan agar konektivitas di lokasi bencana dan pengungsian tetap berjalan. Hingga Senin (1/12/2025), 76,5 persen layanan seluler pulih, yakni 5.851 dari 7.640 site. Layanan fixed broadband IndiHome pulih 79,7 persen atau 422.551 dari 530.502 line. Sebanyak 346 personel teknis dikerahkan ke tiga provinsi terdampak, didukung genset tambahan, pengalihan backbone, serta pemasangan BTS mobile.

Baca juga : Peduli Banjir Sumatera, Pemimpin Dunia Tawarkan Bantuan

Telkomsel ikut mengaktifkan Paket Siaga Peduli Sumatera yang dapat diakses gratis melalui UMB 88820# untuk pelanggan SIMPATI, by.U, dan Halo. Paket itu terdiri atas 3 GB data tujuh hari atau 300 menit telepon + 1.000 SMS.

“Kami berkomitmen hadir di setiap situasi, memastikan layanan komunikasi tetap tersedia dan membantu masyarakat terdampak,” kata Direktur Utama Telkomsel Nugroho.

Akses Jalan Kembali Tersambung

Pembukaan jalur yang menghubungkan Kota Medan di Sumut menuju Aceh Tamiang di Aceh membuahkan hasil. Dari laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa (2/12/2025), sejumlah alat berat Dinas Pekerjaan Umum terus berusaha menyingkirkan material berupa tanah, lumpur, dan puing lain yang sebelumnya menutup akses. Sejumlah kendaraan roda empat mulai dapat melewati jalur tersebut dengan kecepatan terbatas. 

Aksi di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), yang sebelumnya tertutup akibat banjir dan longsor, kini juga sudah mulai terbuka. Namun, jalur tersebut masih terbatas dan belum dapat dilalui kendaraan berat.

“Semuanya lagi berupaya memperbaiki jalur-jalur utama, baik yang masuk ke Tapteng dan juga yang di dalam, karena kita tahu jalur ke Tapteng sudah terbuka,” ujar Gubernur Sumut Bobby Nasution, dalam keterangan tertulis, Rabu (3/12/2025).

Dia menegaskan, tim SAR gabungan terus bekerja mempercepat pembersihan material longsor yang menutup jalur di sejumlah titik. “Pemerintah Pusat, Pemprov Sumut, Polri, TNI, Pemkab/Pemko bahu membahu memperbaiki akses yang tersendat,” ujarnya.

Di Sumbar, seluruh daerah yang sempat terisolasi kini sudah bisa diakses. “Informasi tadi pagi dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah), dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), alhamdulillah semua daerah sudah terakses di Sumbar semuanya,” kata Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, di Padang, Rabu (3/12/2025).

Baca juga : “Saya Kelaparan Dan Kehausan, Doain Bang...”

Dia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak atas dukungan yang diberikan kepada warga Sumbar dalam menghadapi musibah bencana besar ini. Mahyeldi berharap, dengan terbukanya seluruh akses, penyaluran bantuan untuk masyarakat di daerah-daerah terdampak bencana dapat dilaksanakan lebih lancar.

Sebagai bentuk dukungan untuk menembus jalur terisolasi, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bakal mengirim delapan set jembatan bailey. Jembatan ini berfungsi menghubungkan jalur yang rusak akibat banjir dan longsor.

"Untuk jalur, kami sudah menyiapkan jembatan bailey, paling lambat hari Jumat (akan berangkat delapan set," jelasnya, di Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (3/12/2025).

Maruli menambahkan, pemasangan jembatan bailey akan memakan waktu dua Minggu. Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu pengiriman logistik yang sebelumnya tersendat akibat putusnya akses. "Dua Minggu mudah-mudahan bisa sudah terpasang," ucap dia. BYU/UMM/NOV

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense