BREAKING NEWS
 

Menhub Resmikan Stasiun Jatake, Perkuat Transportasi Massal Tangerang

Reporter & Editor :
FAZRY
Kamis, 29 Januari 2026 06:51 WIB
Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) Dudy Purwagandhi saat memberikan sambutan dalam peresmian Stasiun Kereta Api Jatake, Kabupaten Tangerang, Banten pada Rabu (28/1/2026). (Foto: Kemenhub)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perhubungan Republik Indonesia Dudy Purwagandhi meresmikan pengoperasian Stasiun Kereta Api Jatake pada Rabu (28/1).

Pengoperasian stasiun ini menjadi upaya memperkuat ekosistem transportasi massal berbasis kawasan di Kabupaten Tangerang, Banten.

“Pembangunan transportasi publik diarahkan untuk membentuk ekosistem mobilitas yang terhubung, efisien dan tertata,” kata Dudy dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu.

Menurut Dudy, pengoperasian Stasiun Jatake sejalan dengan arah kebijakan pembangunan transportasi nasional yang berfokus pada penguatan ekosistem transportasi massal melalui kolaborasi lintas sektor, integrasi kawasan, serta keberlanjutan layanan mobilitas masyarakat.

Pendekatan tersebut mendorong sinergi antara pemerintah pusat, KAI Group, pemerintah daerah, dan badan usaha swasta agar sistem transportasi massal berkembang selaras dengan pertumbuhan kawasan permukiman dan pusat kegiatan ekonomi.

Baca juga : SMAS Resmi Beroperasi, Perkuat Industri Syariah

Sejalan dengan kebijakan itu, Stasiun Jatake dibangun melalui skema kolaborasi tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Model ini mencerminkan upaya pemerintah dalam mendorong pembangunan infrastruktur transportasi yang akuntabel dan adaptif, serta menjadi bagian dari ekosistem transportasi yang berkelanjutan,” jelas Dudy.

Ia menuturkan, Stasiun Jatake dirancang sebagai bagian dari jaringan perkeretaapian perkotaan dan regional dengan luas bangunan lebih dari 3.000 meter persegi, peron yang memadai, serta kapasitas pelayanan puluhan ribu penumpang per hari.

Adsense

Kehadiran stasiun ini diharapkan memperluas akses transportasi bagi masyarakat di kawasan Serpong, BSD, dan sekitarnya, sekaligus memperkuat keterhubungan antarsimpul dalam ekosistem mobilitas perkotaan.

Dudy menegaskan, penguatan transportasi massal merupakan investasi sosial yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya kelompok pekerja yang bergantung pada angkutan publik.

Baca juga : Bangun Pabrik CGL 2, Tata Metal Perkuat TKDN Dan Hilirisasi Baja

“Pemerintah terus mendorong integrasi simpul transportasi dengan kawasan permukiman dan aktivitas ekonomi guna membangun ekosistem pergerakan yang seimbang dan berdaya saing,” kata dia.

Sementara itu, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa pembangunan dan pengoperasian Stasiun Jatake merupakan bagian dari komitmen KAI dalam mendukung kebijakan Kementerian Perhubungan terkait penguatan ekosistem transportasi massal berbasis kolaborasi dan integrasi kawasan.

“Stasiun Jatake dibangun melalui skema creative financing bersama PT Bumi Serpong Damai Tbk dengan pendekatan Transit Oriented Development. Inisiatif ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mengembangkan ekosistem transportasi yang terintegrasi dengan pertumbuhan wilayah,” ujarnya.

Bobby menjelaskan, Stasiun Jatake memiliki luas 3.198 meter persegi dengan kapasitas pelayanan hingga 20.000 penumpang per hari, didukung frekuensi perjalanan Commuter Line dengan selang waktu (headway) 5–10 menit.

Fasilitas parkir, integrasi antarmoda, serta ruang pengembangan lanjutan juga disiapkan untuk mendukung keberlanjutan ekosistem mobilitas masyarakat sekitar.

Baca juga : Elnusa Perkuat Teknologi Seismik, Percepat Eksplorasi Migas Indonesia Timur

Ia menambahkan, tingginya mobilitas penduduk usia produktif di Kabupaten Tangerang tercermin dari tren peningkatan jumlah pengguna Commuter Line Tanah Abang–Rangkasbitung yang mencapai 77,55 juta orang pada 2025.

“Tren ini menunjukkan peran strategis kereta api perkotaan dalam menopang ekosistem pergerakan ekonomi harian masyarakat penyangga Jakarta,” kata dia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense