BREAKING NEWS
 

Ustaz Khalid Basalamah: Jangan Gampang Hujat Pemerintah, Lihat Sisi Positifnya

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Sabtu, 7 Maret 2026 15:27 WIB
Ustaz Khalid Basalamah (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ustaz Khalid Basalamah mengingatkan masyarakat, agar tak gampang menghujat kebijakan Pemerintah. Menurutnya, mengkritik suatu kebijakan itu harus adil. Jangan hanya melihat dari sisi negatifnya saja.

“Saya termasuk pribadi yang kurang setuju ya, kalau ada pendapat yang selalu melihat sisi negatifnya negara. Saya pribadi, saya lebih melihat kita harus adil mempertemukan antara sisi negatif dan positif. Tidak ada manusia yang sempurna, pasti ada sisi negatifnya. Tapi, kita jangan lupa sisi positifnya,” kata Khalid dalam sebuah siniar atau podcast di Youtube, dikutip Sabtu (7/3/2026).

Khalid lalu mengutip kata-kata sahabat sekaligus sepupu Rasulullah, Ali bin Abi Thalib.

Ali terkenal dengan keluasan ilmu pengetahuannya, sehingga dijuluki sebagai Pintu Ilmu atau Bab al-Ilmi. Khalid menuturkan, saat menjadi raja, Ali mengatakan pemimpin harus dihormati karena dia bertanggung jawab kepada banyak masyarakat. 

Baca juga : Jamaludin Malik Dukung Langkah Pemerintah Jaga Stabilitas Energi

“Kalau kita kerucutkan kepada hal-hal yang, kayaknya negara kita sudah rumit seakan-akan sudah tidak ada kebaikan, ini juga keliru. Masih banyak sistem yang bagus,” papar Khalid.

Khalid menambahkan, masyarakat Indonesia harus bersyukur karena demokrasi di negara ini  terjaga dengan baik. Umat Islam bebas membangun masjid. Suara azan juga bebas diperdengarkan.

Adsense

“Ini mahal sekali nih bagi umat Islam. Kenapa mahal? Di Singapura boleh azan, tapi (suaranya) gak boleh keluar dari masjid. Di Australia, nggak ada terdengar azan. Sehingga, kita harus betul-betul memperhatikan waktu,” jelasnya.

Tak cuma itu, Pemerintah juga mengizinkan lembaga-lembaga sosial untuk ikut mengurusi umat seperti lembaga pengumpul zakat. Masyarakat juga boleh membuka usaha seperti biro travel haji dan umrah. 

Baca juga : Kendalikan Harga Pangan Selama Ramadan, Ini Upaya yang Dilakukan Pemerintah

“Semua tokoh agama dimuliakan. Semuanya boleh menyampaikan aspirasi. Kita juga dipertimbangkan oleh negara-negara lain,” ujar Khalid.

Dia berpendapat, jika harus dipersentasekan, kebaikan negara mencapai 90 persen. Sebanyak  10 persen sisanya, masih menjadi pekerjaan rumah.

“Ini harusnya menjadi PR buat kita semua. Dengan ilmu pengetahuan dan kepedulian yang kita miliki, kita mulai dari doa. Saya sangat yakin, negara bisa berubah menjadi lebih baik, kalau masyarakat Indonesia mendoakan kebaikan buat negara,” tutur Khalid.

Sayangnya, lanjut Khalid, banyak masyarakat yang malah mendoakan untuk keburukan. Sedikit-sedikit, jika ada kesalahan, langsung minta pemimpin segera dilengserkan.

Baca juga : Soal MBG, Kalima: Jangan Ada Penggiringan Opini Publik dengan Narasi Sesat

“Sedikit pemimpin salah, lengserkan. Apa yang mau dilengserkan? Seperti menukar boneka di satu tempat ke tempat yang lain,” cetus Khalid.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense