BREAKING NEWS
 

Prabowo Tinjau Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Investigasi Dikebut

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Selasa, 28 April 2026 11:49 WIB
Presiden Prabowo menjenguk korban tabrakan KA di RSUD Kota Bekasi. (Foto : Rusman - Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah bergerak cepat menangani insiden kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam (27/4/2026).

Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Selasa (28/4/2026) pagi, menjenguk korban di RSUD Kota Bekasi sekaligus memastikan penanganan berjalan optimal.

Dalam kunjungannya, Presiden Prabowo menyampaikan duka cita mendalam kepada korban dan keluarga. Ia juga menegaskan pemerintah akan melakukan investigasi menyeluruh atas kejadian tersebut.

“Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi dan Pemerintah. Kami segera melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kejadian ini,” ujar Presiden Prabowo.

Baca juga : Presiden Jenguk Korban Tabrakan KA Di Bekasi, Janji Investigasi

Presiden juga menekankan pentingnya peningkatan keselamatan transportasi, terutama di perlintasan sebidang yang masih berisiko tinggi.

Sementara itu, Menhub Dudy memastikan proses evakuasi dan penanganan korban dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan mengedepankan keselamatan. Ia bersama tim teknis dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan PT Kereta Api Indonesia berada di lokasi sejak Senin malam hingga Selasa pagi untuk memimpin langsung penanganan.

Adsense

“Kami ingin menyampaikan duka cita mendalam untuk korban meninggal dunia. Kemudian terhadap korban-korban luka, kami berharap dapat segera diberi kesembuhan. Kejadian kecelakaan kereta api ini jadi pelajaran yang sangat penting buat PT. KAI dan kami, untuk bagaimana bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, tapi juga harus memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus juga yang paling utama keselamatan kepada penumpang,” ujar Menhub Dudy.

 

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Dirut PT KAI, Bobby Rasyidin (kiri). (Foto : kemenhub)

Baca juga : Bertambah, Korban Tewas Kecelakaan KA Jadi 14 Orang

Berdasarkan kronologi awal, insiden bermula saat KRL relasi Bekasi–Cikarang tertemper mobil di perlintasan sebidang JPL 85. Rangkaian tersebut kemudian dievakuasi dan ditetapkan sebagai Perjalanan Luar Biasa (PLB) 5181.

Dampaknya, satu rangkaian KRL lain (PLB 5568) yang mengarah ke Cikarang diberhentikan di peron Stasiun Bekasi Timur. Namun, KA Argo Bromo Anggrek (KA 4) relasi Jakarta–Surabaya tidak sempat berhenti sepenuhnya sehingga terjadi insiden dengan KA PLB 5568 yang tengah berhenti.

Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan evakuasi berjalan optimal. Posko tanggap darurat didirikan di Stasiun Bekasi Timur, sementara korban mendapatkan penanganan medis intensif di fasilitas kesehatan.

Pemerintah juga mendukung penuh investigasi yang dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan secara objektif dan menyeluruh.

Baca juga : Kecelakaan KA Bekasi Timur, 13 Perjalanan Kereta Jarak Jauh Dibatalkan

“Mohon doanya dari masyarakat semoga proses evakuasi ini dapat berlangsung dengan cepat, aman, dan tetap mengedepankan keselamatan, serta dapat menyelamatkan korban-korban yang masih ada di dalam kereta api. Kami juga memberikan kesempatan kepada KNKT untuk melakukan investigasi secara objektif,” kata Menhub Dudy.

Pemerintah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik serta hak-haknya sesuai ketentuan. Hingga kini, pendataan korban masih terus dilakukan, sementara operasional KRL untuk sementara hanya sampai Stasiun Bekasi guna mendukung kelancaran proses evakuasi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense