RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Haji dan Umrah menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M sebagai langkah strategis menyusun arah kebijakan penyelenggaraan haji pada musim berikutnya. Mengusung tema "Berbenah Tanpa Henti, Menghadirkan Layanan Haji yang Humanis, Profesional, dan Adaptif", forum ini menjadi ajang konsolidasi nasional sekaligus penyusunan rekomendasi untuk memperkuat kualitas pelayanan jemaah.
Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Teguh Dwi Nugroho menegaskan, seluruh hasil evaluasi penyelenggaraan haji tahun ini akan menjadi pijakan utama dalam menyempurnakan layanan pada musim haji mendatang.
Baca juga : Menhaj: Rakernas Mesti Lahirkan Terobosan Layanan Haji Nasional
"Rakernas ini bukan sekadar forum evaluasi, tetapi ruang bersama untuk membangun ekosistem penyelenggaraan ibadah haji yang semakin kuat. Setiap tantangan yang kita temui, mulai dari tahap persiapan, operasional di Arab Saudi, hingga proses pemulangan jemaah, harus kita jadikan pelajaran untuk menghadirkan layanan yang semakin profesional, cepat, adaptif, dan humanis," ujarnya saat membuka Rakernas di Jakarta, Sabtu (4/7/2026).
Menurutnya, penyelenggaraan ibadah haji merupakan layanan publik yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi karena melibatkan banyak pemangku kepentingan. Karena itu, evaluasi menyeluruh diperlukan agar setiap kebijakan yang disusun benar-benar mampu menjawab kebutuhan jemaah.
Baca juga : EcoFlow Perluas Akses Solusi Energi Pintar, Dukung Ketahanan Energi Nasional
Rakernas memfokuskan pembahasan pada tiga sasaran utama, yakni mengidentifikasi berbagai persoalan teknis maupun nonteknis selama operasional haji di Arab Saudi hingga proses pemulangan jemaah, mengevaluasi capaian layanan pada sektor akomodasi, transportasi, konsumsi, kesehatan, bimbingan ibadah, dan layanan digital, serta merumuskan rekomendasi strategis sebagai dasar penyempurnaan penyelenggaraan ibadah haji pada masa mendatang.
Berbagai aspek penyelenggaraan turut menjadi bahan evaluasi, mulai dari pengelolaan kuota, pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih), pembinaan manasik, rekrutmen petugas, istitha'ah kesehatan, implementasi layanan Nusuk, penyelenggaraan embarkasi dan debarkasi, layanan di Arab Saudi, pelaksanaan puncak haji, evaluasi layanan syarikah, hingga penguatan transformasi digital melalui Siskohat, Siskohatkes, dan Kawal Haji.
Baca juga : Srikandi Jaga Desa Konsolidasikan Gerakan Perempuan Nasional
Selain itu, Rakernas juga membahas penguatan kelembagaan, regulasi, tata kelola, sumber daya manusia, serta koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.