Dark/Light Mode

Kemenhaj Fokus Kawal 5 Persen Jemaah Haji Di Madinah

Selasa, 30 Juni 2026 17:50 WIB
Jemaah haji Indonesia di Madinah yang menunggu kepulangan ke Tanah Air. [Foto: MCH 2026]
Jemaah haji Indonesia di Madinah yang menunggu kepulangan ke Tanah Air. [Foto: MCH 2026]

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus memastikan pelayanan bagi jemaah haji Indonesia tetap berjalan optimal meski operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi telah memasuki tahap akhir.

Memasuki hari ke-71 operasional haji pada Selasa (30/6/2026), sekitar lima persen jemaah Indonesia masih berada di Madinah.

Kemenhaj menegaskan, seluruh layanan tetap diberikan secara maksimal hingga seluruh jemaah kembali ke Tanah Air dengan selamat.

Baca juga : BUMD Diminta Fokus Cari Untung, Tata Kelola PI 10 Persen Harus Diperkuat

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff mengatakan, perhatian utama saat ini diarahkan pada kelancaran pelayanan bagi jemaah yang masih menjalani rangkaian ibadah di Madinah.

Jubir Kemenhaj, Maria Assegaff [Foto: Rusma/RM.id]

Menurutnya, seluruh aspek pelayanan tetap berjalan sebagaimana pada fase-fase sebelumnya, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, layanan kesehatan, hingga bimbingan ibadah.

"Fokus kami saat ini adalah memastikan jemaah yang masih berada di Madinah dapat menuntaskan rangkaian ibadah dengan tenang, nyaman, dan khusyuk sebelum kembali ke Tanah Air. Komitmen pelayanan Kemenhaj tidak berkurang meskipun operasional haji telah memasuki fase akhir," katanya di Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Baca juga : Pemerintah Ringankan Biaya Haji Meski BPIH Naik

Selain memastikan layanan dasar tetap berjalan, Kemenhaj juga menuntaskan fasilitasi penerbitan Tasreh Raudhah bagi seluruh jemaah yang berhak mendapatkan izin beribadah di kawasan tersebut.

Hingga hari ke-71 operasional, tercatat sebanyak 165.486 Tasreh Raudhah telah diterbitkan. Jumlah itu terdiri atas 54.506 tasreh bagi jemaah gelombang pertama dan 110.980 tasreh untuk jemaah gelombang kedua.

Maria menjelaskan, penerbitan tasreh menjadi bagian dari upaya Kemenhaj agar pelaksanaan ibadah di Raudhah berlangsung lebih tertib, aman, dan sesuai ketentuan yang diberlakukan otoritas Arab Saudi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.