RM.id Rakyat Merdeka - Kepanikan menyelimuti penumpang KMP Mutiara Sentosa II saat kapal terbakar di perairan utara Sumenep, Madura, Minggu (2/8/2026) pagi. Beragam cara dilakukan penumpang agar selamat, ada yang nekat melompat ke laut, ada juga yang harus mengapung dan berenang hingga tiga jam.
Kejadian bermula, saat salah satu penumpang berteriak memberi tahu kapal terbakar. Tak lama kemudian, asap hitam pekat memenuhi bagian dalam kapal. Para penumpang berlarian mencari alat pemadam api ringan (APAR) sekaligus berebut pelampung penyelamat.
Salah seorang penumpang, Reza, mengaku saat kejadian dirinya sedang sarapan di dek dua. Mendengar teriakan dan melihat kepanikan penumpang lain, ia langsung menghentikan makan dan berusaha mencari pelampung.
Baca juga : Trump: Saya Tak Ingin Bunuh Orang
"Aku lari turun ke dek enam, asapnya sudah penuh di bawah. Aku naik lagi ke atas buat ambil pelampung," ujar Reza saat ditemui di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (3/8/2026).
Di tengah kepanikan, Reza masih sempat mencari sepupunya. Namun, asap yang semakin tebal membuat upaya itu gagal. Bersama penumpang lain, ia berlari menuju haluan kapal. Ketika api semakin membesar dan penumpang mulai berdesakan, ia mengambil keputusan yang menurutnya paling mungkin menyelamatkan nyawa.
"Aku lompat ke laut," katanya singkat. Beberapa jam kemudian, Reza bersama ratusan penumpang lainnya berhasil diselamatkan kapal yang melintas dan dievakuasi ke Terminal GSN, Pelabuhan Tanjung Perak.
Baca juga : Geledah 6 Lokasi, KPK Sita Emas, Moge & Uang
Pengalaman serupa dialami Bambang Susilo, penumpang asal Tulungagung yang bekerja sebagai kernet truk. Ia mengatakan kebakaran terjadi saat dirinya baru bangun tidur dan hendak sarapan.
"Tiba-tiba ada asap dan api dari bawah. Kurang tahu sumber apinya. Kami panik lari ke tempat aman," ujar Bambang.
Menurutnya, kobaran api dengan cepat menjalar dari buritan menuju bagian tengah kapal. Awak kapal segera membagikan pelampung, sementara para penumpang berlarian ke bagian depan kapal untuk menghindari api.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.