BREAKING NEWS
 

Cerita Korban Selamat KMP Mutiara Sentosa 2

Nekat Lompat Ke Laut, Berenang Sampai 3 Jam

Reporter : BHAYU AJI PRIHARTANTO
Editor : SISWANTO
Selasa, 4 Agustus 2026 07:40 WIB
Sejumlah petugas membawa kantong berisi jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II setibanya di Dermaga Madura, Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur, Senin (3/8/2026). (Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono/nym)

 Sebelumnya 
"Begitu api menjalar ke depan, baru pada meloncat semuanya itu," katanya. Bambang mengaku sempat mengajak kakaknya melompat lebih dulu. Namun, suhu kapal yang semakin panas membuat mereka terpisah. 

"Sebelum saya melompat sudah saya ajak kakak saya, cuma mengangguk saja. Baru saya mau lompat, api sudah menjalar ke depan. Sudah semakin panas. Lantainya sudah panas," tuturnya. 

Di laut, Bambang bersama ratusan penumpang lainnya hanya bisa bertahan mengapung menggunakan pelampung sambil menunggu pertolongan. Sekitar tiga jam kemudian mereka akhirnya dievakuasi oleh kapal-kapal yang melintas. 

Baca juga : Trump: Saya Tak Ingin Bunuh Orang

"Semua penumpang lompat. Cukup lama mengapung, tiga jam sampai akhirnya diselamatkan kapal. Saya bersyukur selamat. Kapalnya sudah miring dan terbakar habis," ujarnya. 

Hingga tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Bambang mengaku belum mengetahui keberadaan kakaknya. Keduanya diduga dievakuasi oleh kapal yang berbeda setelah terpisah saat melompat ke laut. 

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan pemerintah terus mengawal proses pencarian korban sekaligus menjamin seluruh hak penumpang terpenuhi. 

Baca juga : Geledah 6 Lokasi, KPK Sita Emas, Moge & Uang

Berdasarkan data sementara hingga Senin (3/8/2026) pukul 09.00 WIB, sebanyak 234 korban telah dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 229 orang dinyatakan selamat, sedangkan lima orang meninggal dunia. 

"Atas nama pemerintah dan Kementerian Perhubungan, saya kembali menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Kami mendoakan seluruh korban yang masih menjalani perawatan agar segera pulih," kata Dudy. 

Ia menegaskan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Pelindo, PT Jasa Raharja, operator kapal, rumah sakit, serta berbagai instansi terkait agar proses evakuasi, pelayanan kesehatan, hingga pemenuhan hak korban berjalan cepat dan terpadu. 

Baca juga : Kalau Tidak Sesuai Spek, Silakan Foto, Laporkan!

Selain itu, Dudy meminta operator KMP Mutiara Sentosa II bersikap kooperatif dan bertanggung jawab selama proses penanganan berlangsung. Pemerintah juga mendukung investigasi yang dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. 

"Kami berkomitmen agar setiap pembelajaran dari insiden ini menjadi dasar perbaikan sistem keselamatan pelayaran nasional. Keselamatan masyarakat merupakan prioritas yang tidak dapat ditawar," tegas Dudy. [BYU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense