BREAKING NEWS
 

KBPBI Apresiasi Komitmen Kapolri Kawal Aspirasi Buruh dalam RUU Ketenagakerjaan

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Jumat, 7 Agustus 2026 22:19 WIB
Presiden KSPSI sekaligus perwakilan KBPBI Andi Gani Nena Wea (kanan) bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai dialog di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

RM.id  Rakyat Merdeka - Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) mengapresiasi komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang membuka ruang dialog dengan organisasi buruh untuk menyerap aspirasi terkait pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan. KBPBI menilai langkah tersebut menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi yang konstruktif antara buruh, pemerintah, dan DPR.

Apresiasi itu disampaikan dalam dialog yang berlangsung di Kantor Sekretariat Bersama KBPBI, Jakarta, Jumat (7/8/2026). Pertemuan tersebut dihadiri jajaran pengurus KBPBI dan menjadi wadah penyampaian berbagai masukan mengenai substansi RUU Ketenagakerjaan.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) sekaligus perwakilan KBPBI Andi Gani Nena Wea menyampaikan terima kasih atas kesediaan Kapolri mendengarkan langsung aspirasi kalangan buruh.

Baca juga : Kapolri Siap Jembatani Aspirasi Buruh dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan

"Kami berterima kasih atas kehadiran Pak Kapolri yang berdialog dengan Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia. Pak Kapolri mendengarkan langsung aspirasi kami terkait materi RUU Ketenagakerjaan. Kami berharap pembahasan undang-undang ini dapat berjalan dengan baik dan mampu merangkul seluruh stakeholder yang berkepentingan," ujar Andi Gani.

Ia menegaskan, KBPBI akan terus mengedepankan jalur diplomasi dan dialog dalam mengawal pembahasan RUU Ketenagakerjaan bersama DPR dan pemerintah. Menurutnya, komunikasi yang baik menjadi modal penting untuk menghasilkan regulasi yang mampu melindungi pekerja tanpa mengabaikan iklim investasi.

Adsense

Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolri menyatakan Polri siap mendukung komunikasi yang konstruktif antarpemangku kepentingan. Menurutnya, berbagai persoalan ketenagakerjaan perlu diselesaikan melalui dialog agar menghasilkan regulasi yang berimbang.

Baca juga : Aktivis Minta Dugaan Ancaman terhadap Kapolri Diusut Tuntas

"Kami akan membantu menjadi jembatan untuk menyampaikan poin-poin yang kemudian kita harapkan bisa diselesaikan oleh rekan-rekan buruh bersama-sama dengan tim yang ada di DPR, sehingga menjadi satu kesepakatan dalam revisi undang-undang yang isinya menghadirkan keseimbangan antara teman-teman pengusaha, teman-teman buruh, dan peran pengawas agar keseimbangan ini tetap terjaga," kata Kapolri.

Kapolri juga memahami hak buruh untuk mengawal proses legislasi melalui penyampaian aspirasi. Namun, ia mengingatkan agar seluruh kegiatan dilakukan secara tertib, damai, dan sesuai ketentuan hukum sehingga tidak mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat.

"Saya sangat memahami kalau teman-teman buruh akan turun untuk mengawal ketat proses ini. Namun saya selalu ingatkan, tolong laksanakan semuanya secara terukur dan jaga ketertiban. Kita ingin Indonesia tetap terjaga dan cita-cita bersama menuju Indonesia Emas 2045 dapat tercapai," ujarnya.

Baca juga : Agustus-September, Buruh Tak Akan Demo

Lebih lanjut, Kapolri berharap revisi RUU Ketenagakerjaan mampu menghadirkan regulasi yang memberikan perlindungan bagi pekerja sekaligus menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

"Mari kita kawal bersama-sama sehingga perjuangan teman-teman buruh betul-betul dapat terlaksana dengan baik, lancar, aman, dan tertib tanpa ada hal ataupun kerusuhan yang justru mencederai apa yang menjadi perjuangan teman-teman buruh," tutup Kapolri.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense