RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah gerak cepat membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pasca terjadinya gempa, Pemerintah telah mengirimkan 253 ton bantuan. Selain itu, didirikan juga rumah sakit (RS) darurat untuk memperkuat layanan kesehatan.
Pemerintah kembali mengirimkan 65 ton bantuan logistik ke NTT. Pengiriman dilakukan dari Pangkalan TNI Angkatan Udara (AU) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (19/8/2026) pukul 04.00 WIB.
“Hari ini total membawa 65 ton logistik atas instruksi Bapak Presiden,” kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dikutip dari akun Instagram @sekretariat.kabinet.
Teddy mengatakan, pengiriman bantuan telah dilakukan sejak hari pertama gempa bumi pada Sabtu (15/8/2026) secara bertahap. Hingga Rabu kemarin, total 253 ton logistik telah tiba di NTT.
Bantuan yang dikirimkan meliputi makanan, minuman, tenda, perlengkapan kesehatan, dan berbagai kebutuhan lainnya. “Untuk saudara-saudara kita yang terdampak,” ujarnya.
Pemerintah menyiapkan dua posko utama di Labuan Bajo dan Maumere untuk mempercepat distribusi bantuan ke sejumlah wilayah terdampak. Dari Posko Labuan Bajo, bantuan selanjutnya disalurkan ke wilayah Manggarai dan Ngada. Sementara bantuan dari Posko Maumere disalurkan ke Kabupaten Sikka, Ende, dan Nagekeo.
Teddy menjelaskan, distribusi bantuan dilakukan melalui jalur udara, laut, dan darat. Jalur udara diperkuat dengan helikopter, pesawat Cassa, serta pesawat berukuran lebih kecil untuk menjangkau wilayah yang membutuhkan.
Baca juga : Jalani Sidang Eksepsi, Yaqut Minum Obat Anti Nyeri
Untuk jalur laut, tiga kapal perang Republik Indonesia (KRI) milik TNI Angkatan Laut telah berada di wilayah terdampak. Selain itu, satu kapal rumah sakit disiapkan untuk mendukung penanganan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.
“Laporan dari Menteri Pekerjaan Umum, seluruh jalur darat sudah dapat dilewati sejak hari kedua,” kata Teddy.
Pemerintah terus memantau distribusi bantuan agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi. Teddy juga mengapresiasi aparat, warga, relawan, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana.
Di sektor kesehatan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bergerak cepat membangun rumah sakit lapangan di Stadion Golo Dukal, Kabupaten Manggarai, NTT. Fasilitas kesehatan darurat tersebut disiapkan agar penanganan medis, termasuk tindakan operasi, tetap dapat dilakukan secara aman dan steril.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, rumah sakit lapangan tersebut telah dilengkapi lima tenda. Empat tenda digunakan untuk pasien dengan kapasitas masing-masing 20 orang, sedangkan satu tenda khusus digunakan sebagai ruang operasi.
“Di sini sudah kita pasang lima tenda. Empat untuk pasien, masing-masing bisa menampung 20 pasien, kemudian satu khusus untuk ruang operasi karena ruangnya steril dan bisa dibuat terisolasi,” kata Budi dalam keterangannya, Rabu (19/8/2026).
Budi mengatakan, ruang operasi darurat menjadi salah satu prioritas karena sebagian korban gempa mengalami trauma, termasuk patah tulang akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Ruang tersebut dibangun dengan standar steril dan dilengkapi meja operasi, lampu khusus pembedahan, serta area sterilisasi peralatan medis.
Baca juga : Kebakaran Padam, Bromo Dibuka Lagi 20 Agustus 2026
Selain ruang operasi, rumah sakit lapangan dilengkapi satu tenda Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan sejumlah tenda rawat inap. Pada tahap awal, fasilitas tersebut memiliki sekitar 60 tempat tidur dan akan ditambah hingga minimal 100 tempat tidur.
“Kita akan tambah lagi sehingga minimal menjadi 100 rawat inap. Kita sedang kirim tenda tambahan dari Bali,” ujar Budi.
Seluruh tenda menggunakan material standar tanggap bencana yang tahan terhadap cuaca. Fasilitas tersebut juga dilengkapi lantai khusus untuk menjaga higienitas, mencegah genangan air saat hujan, serta memudahkan mobilisasi peralatan medis.
Budi menambahkan, rumah sakit lapangan tersebut juga akan direplikasi di wilayah lain yang terdampak gempa. “Kita akan replikasi rumah sakit lapangan ini selain di Ruteng juga di Nagekeo,” katanya.
Pemerintah juga memperkuat bantuan sosial bagi masyarakat terdampak gempa.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) hingga kini mencapai Rp 14 miliar, antara lain beras, sembako, perlengkapan pengungsian, dan pembangunan tujuh dapur umum. Kemensos juga menyiapkan buffer stock logistik senilai lebih dari Rp 4 miliar.
Selain itu, santunan ahli waris diberikan kepada keluarga 70 korban meninggal dunia masing-masing Rp 15 juta. Sementara 199 korban luka berat mendapat dukungan masing-masing Rp 5 juta.
Baca juga : Bantuan Gempa Dikirim Lewat Darat, Laut, Udara
Sementara, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengimbau, masyarakat yang masih khawatir untuk tetap berada di tempat aman, termasuk tenda pengungsian. Ia juga meminta, pemerintah daerah aktif memperbarui data kerusakan rumah, bangunan, sekolah, tempat ibadah, dan fasilitas kesehatan sebagai dasar rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Prabowo Direncanakan Kunjungi NTT
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden Prabowo direncanakan berangkat ke NTT untuk meninjau langsung penanganan pascagempa. Namun, waktunya masih mempertimbangkan kondisi lapangan serta kebutuhan penanganan darurat di wilayah terdampak.
“Sedang direncanakan, tetapi perlu juga kami sampaikan kadang-kadang memang di masa-masa awal itu kondisi di lapangan bukan kita memilih untuk lebih fokus mengatasi masalah terlebih dahulu,” kata Pras di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Pras mengatakan, Pemerintah setiap hari memantau perkembangan penanganan gempa melalui laporan para menteri, Kepala Basarnas, dan BNPB. Menurut dia, koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan terhadap masyarakat terdampak berjalan optimal.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.