BREAKING NEWS
 

Jinakkan Karhutla Kalbar, Polri Kerahkan 300 Brimob Dari Kaltim Dan Bali

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Senin, 24 Agustus 2026 23:07 WIB
Foto: Media Hub Polri

RM.id  Rakyat Merdeka - Polri mengerahkan 300 personel Brigade Mobil (Brimob) dari Kalimantan Timur dan Bali untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat, Senin (24/8/2026).

Sebanyak 190 personel Pasukan Brimob II Korbrimob Polri dari Kalimantan Timur diberangkatkan untuk menjalankan tugas bawah kendali operasi (BKO) ke wilayah hukum Polda Kalimantan Barat. Mereka akan bergabung dalam Satgas Operasi Aman Nusa II Penanganan Karhutla.

Pemberangkatan pasukan dari Kalimantan Timur dilakukan melalui Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan. Upacara pelepasan dipimpin Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro. Ratusan personel tersebut berada di bawah komando Kombes Pol Iwan Hidayat selaku Danmen Penugasan.

Baca juga : Hotspot Kalbar Turun Jadi 28 Titik, Menhut Cek Penanganan Karhutla

Pada hari yang sama, Polda Bali mengirim 110 personel Satuan Brimob Polda Bali. Pasukan setingkat satuan setingkat kompi itu diberangkatkan dalam upacara di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung, yang dipimpin Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya.

Pasukan dari Bali dipimpin PS. Danyon A Pelopor Satbrimob Polda Bali Kompol Nyoman Supartha. Mereka kemudian diterbangkan menuju Pontianak untuk memperkuat operasi penanganan karhutla bersama jajaran Polda Kalimantan Barat.

Adsense

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan pengerahan personel tersebut merupakan bentuk respons cepat Polri dalam menerjemahkan kebijakan nasional menjadi langkah operasional di lapangan.

Baca juga : Hanura Dukung Presiden Prabowo Tindak Tegas Pelaku Karhutla

“Polri terus memperkuat mitigasi sejak dini,” ujar Isir dilansir Media Hub Polri.

Menurut dia, penguatan tersebut dilakukan melalui patroli terpadu, deteksi dini, kesiapsiagaan personel, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, TNI, dan pemangku kepentingan lainnya.

Upaya tersebut diarahkan untuk mencegah kebakaran sebelum meluas sekaligus menekan dampaknya terhadap masyarakat. Polri menilai penanganan karhutla tidak cukup hanya dilakukan setelah api berkobar, tetapi harus dimulai dari pencegahan dan kesiapsiagaan.

Baca juga : Komisi III DPR Dukung Polri Bongkar Aktor Utama Karhutla

Isir menegaskan, penanganan karhutla juga mencakup penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran serta pemulihan setelah bencana terjadi.

Pengerahan 300 personel Brimob dari Kalimantan Timur dan Bali menjadi bagian dari strategi Polri menghadapi potensi eskalasi kebakaran, terutama di wilayah yang memiliki titik api dan kawasan lahan gambut.

Para personel akan membantu upaya pencegahan, pemadaman, respons cepat, serta perlindungan masyarakat dan lingkungan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense