BREAKING NEWS
 

Mau Ngapain Setelah Sertijab?

Purbaya: Mancing Ikan Di Belakang Rumah

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : SISWANTO
Rabu, 16 September 2026 07:40 WIB
Suahasil Nazara (kiri) salam komando dengan Purbaya Yudhi Sadewa saat serah terima jabatan Menteri Keuangan di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9/2026). (Foto: Qori/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Purbaya Yudhi Sadewa resmi melepas jabatan Menteri Keuangan. Usai melakukan serah terima jabatan (Sertijab), ekonom kelahiran Bogor itu, mengaku punya agenda sederhana. Apa itu? “Mancing ikan di belakang rumah.”

Purbaya resmi dicopot Presiden Prabowo Subianto dan digantikan Suahasil Nazara di Istana Negara, Senin (14/9/2026). Kabar pemberhentian itu diketahui Purbaya, saat masih mengikuti rapat kerja dengan DPD RI di Komplek Parlemen, Jakarta.

Pengangkatan Suahasil tertuang dalam Keppres Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan.

Sehari setelah pergantian tersebut, sertijab digelar di Aula Mezzanine, Gedung Djuanda I, Kemenkeu, Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2026). Sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan Kemenkeu hadir dalam acara tersebut.

Mulai dari Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti, Deputi Gubernur BI Thomas Djiwandono, Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu, dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi.

Hadir pula Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari, serta kalangan pengusaha seperti Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie dan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani.

Suasana hati Purbaya terlihat berbeda saat prosesi sertijab. Wajahnya cenderung murung. Ia juga tidak banyak bicara seperti biasanya, meski telah menyiapkan teks sambutan.

Baca juga : Kepala BGN Bolehkan Sekolah Tolak MBG

“Bapak dan ibu, bagi saya, hari ini adalah momen penting, tapi saya pikir kepanjangan ini,” katanya sambil melihat naskah pidato yang dipegangnya.

Purbaya kemudian membandingkan suasana saat pertama kali menggantikan Sri Mulyani sebagai menkeu. “Waktu itu, saya datang boleh ngomong panjang, ciptakan optimisme. Kalau sekarang, saya serahkan ke Bapak Suahasil saja ke depannya,” cetusnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kemenkeu yang telah bekerja sama selama memimpin Kemenkeu. “Terima kasih semua atas kerja sama selama satu tahun terakhir ini,” kata mantan Ketua Dewan Komisioner LPS itu.

Giliran Suahasil memberikan sambutan. Ia mengawali dengan apresiasi pengabdian Purbaya selama memimpin Kemenkeu. Menurut Suahasil, salah satu keberhasilan Purbaya adalah membangun komunikasi publik mengenai kebijakan fiskal.

Gaya komunikasi Purbaya dinilai membuat masyarakat lebih memahami berbagai program yang dijalankan Kemenkeu. “Sebenarnya kita sudah mengerjakan ini dari dulu. Lalu, Pak Purbaya menyampaikan, ‘ini lho yang sudah dikerjakan’,” tutur Suahasil.

Tak hanya soal komunikasi, Suahasil juga menilai Purbaya berhasil merawat filosofi “Kemenkeu Satu”. Soliditas dan sinergi lintas unit eselon I di internal Kemenkeu disebut semakin erat selama kepemimpinannya.

Adsense

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa. Suahasil dan Purbaya kemudian berfoto bersama dengan gaya salam komando ala Kopassus. Prosesi ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari para tamu undangan.

Baca juga : Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan Ke Pengadilan

Usai Sertijab, Purbaya dicegat sejumlah media untuk melakukan wawancara. Pertanyaan pertama yang muncul sederhana: setelah tidak lagi menjadi menkeu, mau melakukan apa?

Menariknya, Purbaya kembali ke mode koboi.

Ia kembali ceplas-ceplos seperti biasanya. “Mancing ikan nila. Gue punya kolam di belakang rumah. Jadi, bisa mancing di belakang rumah sambil ngelamun kenapa dipecat,” seloroh Purbaya.

Jawaban itu langsung disambut pertanyaan lain. Wartawan menyinggung rencana Purbaya menjadi trader setelah tak lagi menjabat.

Purbaya kemudian sesumbar mengenai kemampuan anaknya, Yudo Achilles Sadewa, yang juga menjadi trader. Ia mengaku turut mengajarkan sang anak hingga sukses.

“Anak saya aja saya yang ngajarin. Dia duitnya banyak tuh, ratusan miliar duitnya,” cetus Purbaya.

Wartawan belum berhenti menggali rencana Purbaya setelah pensiun. Ia ditanya apakah masih bersedia jika suatu hari kembali ditawari jabatan oleh Presiden. Jawabannya normatif.

Baca juga : Tenggelamnya KM Virgo Harus Diusut Sampai Tuntas

Purbaya mengaku sudah lama berniat pensiun. Tepatnya, setelah masa kepemimpinannya sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS berakhir. Namun, rencana itu berubah setelah Prabowo memintanya membantu pemerintah dengan menjadi Menkeu. “Kita ingin bantuin sebentar, udah cukuplah setahun,” beber Purbaya.

Kini, setelah benar-benar meninggalkan kursi Menkeu, Purbaya mengaku hatinya lebih lega. Bahkan, ia yakin bisa tidur lebih nyenyak. “Happy, bebas. Nanti malam saya bisa tidur tenang gitu. Semalam masih mikir-mikir, jadi agak susah tidur, tapi saya yakin besok udah tenang, aman,” katanya.

Wartawan masih penasaran. Salah seorang kembali bertanya apakah Purbaya mau menjadi menteri lagi. “Bapak mau jadi menteri lagi nggak?” tanya seorang wartawan.

“Nggaklah, baru dipecat bapak jadi menteri lagi, gimana lo,” jawab Purbaya.

“Jadi ekonom, Pak?” tanya wartawan lagi.

“Nggak, mau gue mancing belakang rumah,” pungkas Purbaya. [MEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense