BREAKING NEWS
 

Diplomasi Efektif Kunci Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Kamis, 30 April 2020 21:55 WIB
Gerry Hukubun (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Dewan Kehormatan Partai Hanura Gerry Hukubun mendorong para duta besar untuk meningkatkan diplomasi ekonomi di negara sabahat. Sebab, keberhasilan diplomasi ekonomi akan meningkatakan pertumbuhan dalam negeri menjadi lebih baik lagi.

Gerry memahami, sesuai dengan amanat konstitusi, peran duta besar adalah sebagai duta perdamaian. Tugas duta besar adalah bagaimana membangun dan menjaga hubungan bilateral yang baik antara kedua negara. Itu adalah hal mutlak yang selama ini dijalankan oleh semua duta besar

“Namun, menurut saya, apabila hanya dengan menjadi duta perdamaian, peran duta besar hanya lebih cenderung di bidang politik dan keamanan. Sementara, peran duta besar seharusnya bisa lebih dari sekedar menjaga hubungan perdamaian,” tuturnya, dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis (30/4).

Baca juga : Darurat Corona, KLHK Gelar Pelatihan Mitigasi E-Learning Tingkatkan Ekonomi Petani

Dia menjelaskan, hubungan bilateral adalah hubungan internasional kedua negara yang di dalamnya terdapat berbagai bidang. Selain bidang politik ada juga bidang budaya dan ekonomi. Untuk kondisi sekarang, kata dia, peran duta besar harus lebih dipusatkan ke bidang ekonomi. Karena dengan kemajuan teknologi saat ini, semua serba cepat dan maju. Indonesia tidak boleh ketinggalan dari negara-negara lain yang dapat memanfaatkan perkembangan zaman untuk bisa meningkatkan segala aspek di negaranya

Adsense

“Beberapa kali saya mendengarkan pidato Pak Presiden Jokowi, bahwa di era saat ini bukan negara besar yang mengalahkan negara kecil, melainkan negara cepat yang mengalahkan negara lambat. Peran ini berada tepat di pundak duta besar dan para diplomat yang ditugaskan di seluruh dunia. Sehingga duta besar diberi kewenangan penuh dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya secara maksimal. Itulah yang mengapa duta besar itu disebut ‘yang mulia dan berkuasa penuh’. Artinya, kebijakan pernyataan dan tindakan apapun yang dilakukan oleh seorang duta besar itu sudah secara resmi atau official mewakili negaranya,” tutur mantan anggota DPRD Maluku ini.

Dengan peran yang begitu besar, lanjutnya, sudah barang tentu tugas seorang duta besar seharusnya sangat besar dalam memengaruhi iklim politik dan ekonomi di negara asalnya. Presiden Jokowi dalam rapatnya bersama para Duta Besar dan Kementerian Luar Negeri di Kompleks Istana Kepresidenan pada 9 januari 2020 mengimbau agar Duta Besar Indonesia di seluruh negara yang ditugaskan untuk menjadi duta investasi dan ekspor. 

Baca juga : Ketua MPR: Peran Masyarakat, Faktor Kunci Pemulihan Kehidupan dan Ekonomi

“Presiden Jokowi menyadari bahwa selain pentingnya peran diplomasi di bidang politik, bidang ekonomi adalah sektor utama yang tidak bisa disepelehkann begitu saja. Apalagi dengan era digital yang begitu transparan dan cepat, yang menuntut kita untuk tidak kalah bersaing dengan negara-negara lain yang dengan cepat memanfaatkan teknologi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dinegeri mereka,” tuturnya.

Gerry menyatakan, Presiden Jokowi menyadari, apabila peran diplomatik lebih tingkatkan lagi, dampak pertumbuhan ekonomi dari sektor luar negeri bisa lebih maju lagi dari sebelumnya. “Menurut hemat, salah satu cara agar dapat mengoptimalkan peran duta besar tersebut adalah jangan pernah terpaksa dengan lingkungan tertentu. Duta besar sesungguhnya adalah jabatan karier dan juga jabatan politik. Sehingga seharusnya akan lebih mudah untuk mencari orang-orang yang berpotensi dapat menjalankan fungsi sebagai duta investasi mapun duta ekspor di negara yang ditempatkan,” ucapnya.

Berbicara tentang kemampuan dalam menjadi seorang diplomat, tambah Gerry, semua orang mempunyai kesempatan untuk belajar. Namun, lebih dari itu, untuk seseorang yang menjalankan tugas yang berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi, lebih cocok apabila sosok tersebut mempunyai talenta dari sisi marketing dan jiwa enterpreneurship. “Tipe orang seperti ini buka tipe yang sifatnya administratif melainkan produktif menjemput bola. Bukan tipe yang mengutamakan laporan tertulis melainkan mencari peluang secara lisan,” ucapnya. [USU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense