RM.id Rakyat Merdeka - Meski dilarang, Bupati Riau masih salat tarawih berjamaah di masjid di tengah pandemi.
Ketua DPRD Provinsi Riau Indra Gunawan Eet mengkritik adanya bupati yang tetap melaksanakan salah tarawih berjamaah meski imbauan pemerintah sudah jelas meminta seluruh umat beragama untuk beribadah di rumah.
"Instruksi Presiden sudah jelas. Mengimbau masyarakat untuk melaksanakan ibadah di rumah. Ini malah bupatinya yang melanggar. Kalau mau pencitraan dalam konteks politik jangan dinampakkan betul," kata Indra di Pekanbaru, tanpa menyebut siapa nama bupati yang dimaksud, Kamis (30/04).
Baca juga : Di Tengah Pandemi Covid-19, BUMN dan Swasta Siap Beli Ikan Hasil Tangkapan Nelayan
Dia menyebutkan, dalam pemutusan rantai virus corona semua pihak harus bersama-sama mematuhi imbauan pemerintah dan mengerahkan seluruh kekuatan untuk menghentikan penyebaran wabah yang sudah menjangkit hampir di seluruh belahan dunia.
"Saya minta dalam penanggulangan Covid -19 kita bekerja sama, mengikuti instruksi yang dikeluarkan," ucap Engah, sapaan akrabnya.
Seperti diketahui, salah seorang bupati di Provinsi Riau, tetap melaksanakan salat tarawih berjamaah meski di beberapa daerah lain dilarang keras. Bahkan bupati tersebut melakukan safari ke masjid-masjid bersama dengan masyarakat sekitarnya.
Baca juga : Baznas Bazis DKI Luncurin Buku Ramadan Di Rumah Pahala Tetap Berlimpah
Sebagai informasi, total kasus pasien berstatus positif corona di Riau mencapai 40 kasus pada, Selasa (28/04).
Saat ini, total pasien positif yang dirawat sebanyak 22 pasien, 14 pasien dinyatakan sehat dan telah dipulangkan, sisanya empat meninggal dunia.
Sedangkan rincian untuk PDP adalah 251 PDP dirawat, 268 PDP negatif COVID-19 dipulangkan, dan 75 PDP meninggal dunia. Untuk ODP terdapat 14.071 ODP.[KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.