Sebelumnya
Netizen bernama Anton setuju, pengurangan aktivitas di perkantoran dengan bekerja di rumah efektif cegah penularan Virus Corona. Kata dia, WFH lebih baik untuk minimalisir penularan. Banyak pekerjaan yang efektif dan efisien jika WFH.
Bakso Urat menimpali. Dia meminta pemerintah tegas kepada para pengusaha agar memperkerjakan karyawannya dari rumah saja. Hanya yang benar-benar benar vital yang harus WFO.
“Mari bersama berjuang memutus rantai penyebaran Corona dengan selalu mematuhi protokol kesehatan untuk menekan laju penularan Covid19,” ajak Piyoo Aceh.
Baca juga : Berkarya Targetkan Sepuluh Juta Suara
Menurut Erik, aktivitas kumpul-kumpul pasti berisiko tinggi dalam penularan Virus Corona. Terlebih lagi, jika kumpul-kumpulnya dilakukan di ruangan tertutup selama 5-8 jam.
“Berikan sanksi buat kantor-kantor yang nekat jalankan 100 persen man hour-nya dan langgar protokol kesehatan,” tegas Zaenudin. Medy Bhava menyambung.
Dia mengatakan, para pegawai kantoran datang dari berbagai penjuru di Jabodetabek. Semua kota penyanggah itu masuk zona merah. “Jadi semakin banyak klaster kantoran,” ujarnya.
Baca juga : Pertamina Raih Penghargaan Kecelakaan Nihil Dari Menteri Tenaga Kerja
Wong Bener menimpali. Selama ini para pekerja kantoran tidak ada yang mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan di kantor masing-masing, kecuali kesadaran masingmasing.
Dia menyarankan, untuk para pekerja indoor, sebaiknya kembali WFH saja. “Yang outdoor yang harus diawasi dengan ketat,” tandasnya.
Dum Dum mengatakan, dengan adanya pandemi Corona membuat aktivitas masyarakat tidak bisa normal seperti biasanya. Sehingga, semua orang dituntut untuk memulai membiasakan diri keluar rumah dengan selalu pakai masker.
Baca juga : Please, Jangan Kurangi Kuota Test Swab Gratis
“Menjaga jarak dan sering cuci tangan,” kata dia.
Carmed Indonesia meminta semua pihak untuk berperan aktif memutus penyebaran Virus Corona dengan tidak keluar rumah.
Meski orang memiliki kesehatan yang prima, tidak menutup kemungkinan bisa menjadi carrier Virus Corona. “Sehingga bisa menulari orang-orang tersayang kita,” kata dia. [TIF]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.