Sebelumnya
"Saya sendiri akan mendirikan tenda darurat di depan rumah jabatan, paling tidak bersama para asisten dan para kepala biro akan menjalankan aktivitas pemerintahan di tenda darurat itu," imbuhnya.
Sementara tambahnya, Gubernur Sulbar dalam menjalankan roda pemerintahan di daerah itu sementara akan berkantor di gedung gedung PKK.
Baca juga : Gandeng Bosowa Group, Mitsubishi Resmikan Diler Pertama Di Papua
"Pak Gubernur bersama seluruh tenaga ahli kita sementara upayakan menggunakan gedung PKK, biar nanti tetap menyatu dengan kompleks gubernuran," ujar Muhammad Idris, yang juga selaku Sekretaris Satgas Penanggulangan Bancana Gempa Bumi Sulbar.
Berdasarkan data BNPB, gempa bumi M6,2 yang mengguncang wilayah Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju pada Jumat dinihari (15/1), mengakibatkan sejumlah kerusakan di Kabupaten Majene yang terdiri dari 1 Kantor Danramil rusak, 17 fasilitas kesehatan, 4. 099 rumah, 32 fasilitas ekonomi dan perkantoran, 8 titik jalan, 7 jembatan, 149 rumah ibadah, dan 27 unit fasilitas sekolah dan pendidikan.
Baca juga : Pasca Gempa Sulbar, 4 Helikopter BNPB Distribusikan Bantuan Ke Desa-desa Terpencil
Di Kabupaten Mamuju, tercatat 9.984 rumah rusak, satu hotel, satu minimarket, kantor gubernur, lima unit fasilitas kesehatan, tiga jembatan rusak dan satu pelabuhan, lima fasilitas sekolah dan pendidikan serta 260 unit tempat ibadah.
Gempa bumi tersebut mengakibatkan 105 orang meninggal dunia, dan tiga orang dinyatakan hilang. Total kerugian akibat gempa tersebut ditaksir mencapai Rp 1,18 triliun. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.