BREAKING NEWS
 

Nge-share Berita Utang

Susi Senjata Makan Tuan

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : UJANG SUNDA
Kamis, 18 Februari 2021 07:42 WIB
Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Eks Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti paling rajin manggung di medsos, terutama twitter. Menariknya, yang dicuitkan Susi selalu menjadi bahan sorotan warganet.

Yang terbaru, dia membagikan berita soal utang luar negeri sebesar Rp 5.817 triliun. Namun, dia langsung diserang balik oleh anak buah Menteri Keuangan Sri Mulyani, Yustinus Prastowo. Yustinus mengingatkan, saat masih menjadi menteri, Susi juga ikut “menikmati” utang tersebut. Duh, Susi seperti senjata makan tuan nih.

Cerita ini berawal ketika Susi membagikan berita Kompas.com, terkait perkembangan utang luar negeri Indonesia di akun Twitternya, @susipudjiastuti, Selasa (16/2). Artikel itu intinya memaparkan laporan Bank Indonesia soal perkembangan utang luar negeri RI per Desember 2020. Jumlahnya sekitar 417,5 miliar dolar AS atau setara Rp 5.817 triliun jika menggunakan kurs Rp 13.933. Namun, jika menggunakan kurs dolar hari ini, angkanya tembus Rp 6.000 triliun. Artikel itu, lalu ditutup penjelasan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang menegaskan utang Indonesia dikelola secara hati-hati. 

Baca juga : Pertamina Sukses Selamatkan 2 Kapal Indonesia

Judul artikel itu sedikit provokatif, karena dikaitkan dengan janji kampanye Jokowi yang tidak akan menambah utang luar negeri. "Jokowi langgar janji?" begitu bunyi judul artikel itu. 

Susi lalu membagikan berita ini kepada follower-nya, tanpa memberikan komentar. Namun, sebagian pengikutnya sudah merasa kalau Susi sedang menyindir dan mengkritik Jokowi. Apalagi, belakangan Susi kerap melepaskan kicauan yang menyerang pemerintah. Kicauan Susi ini ramai betul diperbincangkan warganet. 

Membaca gelagat tak beres, Jubir Menteri Keuangan Sri Mulyani, Yustinus Prastowo, langsung beraksi. Dia langsung membalas cuitan Susi. Prastowo mengatakan, janji Jokowi yang diungkit dalam artikel tersebut adalah ucapan tim kampanye pada Pilpres 2014. Bukan ucapan Jokowi. Lagi pula, itu 2014. Kondisi sekarang sudah berbeda. 

Adsense

Baca juga : Menlu: Indonesia Akan Berkontribusi Selesaikan Isu Myanmar

Mantan analis pajak itu lalu mengingatkan, Susi adalah bagian dari pemerintahan Presiden Jokowi di periode pertama. Artinya, uang yang dipinjam pemerintah itu, digunakan untuk membiayai program dari kementerian yang dipimpin Susi. Karena itu, mestinya Susi ikut menjelaskan mengenai utang tersebut, bukan malah mencuit berita yang multitafsir. 

"Ibu kan bagian pemerintahan Jokowi-JK yang berutang untuk pembiayaan, termasuk membiayai program Kementerian @kkpgoid. Bantu jelasin dong Bu," kicau Prastowo, di akun @prastow. 

Menanggapi cuitan itu, Susi tidak mengelak. Dia bilang, artikel yang dibagikannya justru bermuatan positif. Dengan demikian, Susi merasa tidak perlu lagi mengomentari isi artikel tersebut. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense