Sebelumnya
Menurut @FitRadioBandung, varian baru virus Corona terus bermunculan. Varian E484K merupakan mutasi virus Corona varian B117. Sebelumnya, mutasi juga ditemukan di Inggris (B117) & Brazil (P1). “Mutasi baru ini diyakini lebih cepat menular,” kata @FitRadioBandung
Akun @Xwrza menyambung. Dia mengatakan, virus pasti terus bermutasi. Mutasi bagian dari mekanisme virus beradaptasi dengan lingkungan. Hanya saja, khusus mutasi Covid-19, memang harus lebih diwaspadai.
“Mengingat mudahnya infeksi, banyaknya korban dan belum ditemukannya satu obat yang efektif,” jelas @Xwrza.
Baca juga : Pemerintah Kebut Vaksinasi Covid-19 Bagi Nakes Dan Lansia
Mutasi virus Corona E484K, kata @dokter_ ivan, terdeteksi masuk ke Indonesia. Yaitu, setelah ditemukannya satu kasus Covid-19 yang teridentifikasi terpapar mutasi virus varian tersebut. “Semoga nggak semakin meluas lagi. Ini mutasi baru virus Corona bikin parno,” kata @ikapuspita17.
Anisa Deasty mengingatkan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan selalu menggunakan masker, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan. Disiplin prokes merupakan cara terbaik untuk mengindari paparan varian baru virus Corona.
“Mutasi virus Corona makin cepat. Masyarakat diimbau perketat protokol kesehatan,” saran @HumasBengkalis1.
Baca juga : Tidak Semua KIPI Disebabkan Vaksin
Menurut @AlbertSolo2, beberapa negara meminta warga negaranya yang saat ini berada di Jepang tidak melakukan kontak langsung dengan warga lokal.
“Imbauan itu setelah adanya laporan tentang penemuan mutasi virus Corona jenis baru E484K atau EEK yang telah menjangkiti beberapa orang di Jepang,” katanya.
Rudi G Aswan memuji pemerintah Indonesia yang terus melakukan vaksinasi untuk membentuk ketahanan bersama. Termasuk melawan paparan mutasi baru virus Corona. “Tapi, prokes harus jadi prioritas setiap hari,” saran dia.
Baca juga : Tak Perlu Dikhawatirkan, Tapi Harus Diwaspadai
“Pokoknya jangan sampai abai pada prokes yang sudah ditetapkan pemerintah, demi keselamatan dan kesehatan kita bersama,” ajak @WhardannyEmmy.
Menurut @NyiPenengah, masyarakat tidak perlu panik dengan munculnya virus Corona varian Eek. Kata dia, mutasi virus Corona asal Jepang tetap terdeteksi menggunakan uji PCR (Polymerase Chain Reaction).
“Jadi kita tenang ya. Selalu ingat jaga diri. Dan jangan keluar kalo nggak penting banget,” ujar @NyiPenengah. [TIF]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.