Sebelumnya
Airlangga membuktikan, selain mampu menekan Covid-19, PPKM Mikro juga mendongkrak kinerja ekonomi. Dia menyebut, berbagai data pembiayaan yang ada di perbankan menunjukkan telah terjadi pergerakan pembiayaan yang cenderung meningkat.
“Lonjakan besar terjadi di bulan April ini sebesar 32,48 persen. Ini sejalan dengan indeks keyakinan konsumen ini dan beriringan dengan pergerakan sektor industri,” beber Airlangga.
Pemerintah, katanya, akan konsisten menjaga keseimbangan antara Program Pengendalian Covid-19, dengan Program Pengungkit Perekonomian yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Baca juga : Perkuat 3M Dan Jangan Mudik
Pergerakan ekonomi ini tidak lepas dari insentif pemerintah yang digelontorkan dunia usaha. Alhasil konsumsi masyarakat terus mengalami peningkatan.
Insentif itu di antaranya, keringanan PPnBM (Pajak Penjualan Atas Barang Mewah) untuk industri otomotif. Sedangkan untuk sektor properti, pemerintah menanggung PPN (pajak pertambahan nilai) ditanggung pemerintah.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, sinyal pemulihan ekonomi di kuartal II-2021 terus berlanjut. Dari sisi domestik, kondisi ekonomi sepanjang bulan Maret terus membaik.
Baca juga : Yakinlah, Habis Gelap Pandemi Akan Terbitlah Terang
Berbagai intervensi ekonomi telah dilakukan melalui perbaikan berbagai kebijakan dalam mendukung stabilitas ekonomi dan keuangan.
Leading indicator menunjukkan perbaikan di bulan Maret sesuai ekspektasi sebagai efek dari penerapan PSBB di awal pandemi, antara lain terlihat pada Indeks Penjualan Ritel (RSI), Indeks Keyakinan Konsumen (IKK), Penjualan Mobil, Konsumsi Listrik, Google Mobility, PMI, serta Ekspor-Impor.
“Hal ini tak lepas dari kerja keras APBN yang dikelola secara optimal dan akuntabel. Pemerintah terus mendorong belanja produktif dan mempercepat pembiayaan investasi seiring dengan membaiknya penerimaan negara,” ujar Menkeu. [JAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.