BREAKING NEWS
 

Masuk Tahap Uji Praklinis Pada Hewan

Vaksin Merah Putih Sudah Ditunggu-tunggu Masyarakat

Reporter : ALFIAN SIDIK
Editor : ABDUL SHOMAD
Kamis, 20 Mei 2021 05:18 WIB
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito. (Foto oleh Damar -Medcom).

 Sebelumnya 
Aguseko72 senang dan bersyukur mendengar kabar vaksin Merah Putih sudah mencapai ta­hap uji praklinis pada hewan. “Alhamdulillah,” ujarnya.

“Sangat mendukung vaksin sendiri apa pun itu, vaksin Nusantara atau vaksin Merah Putih atau lainnya,” ungkap DediSup85762409. “Kabar terbaru mengenai vaksin Merah Putih pun ditunggu para netizen,” kata knownjohan.

Balinsyam meminta semua pihak mendukung penuh kehadiran vaksin Merah Putih. Dia bilang, dengan mendukung manufaktur mas­sal, cost produksi menjadi lebih rendah.

Baca juga : Jokowi Akui Sulit Dapatkan Vaksin

“Bisa di bagi-bagi ke negara susah. Bersyukur Indonesia menjadi bagian negara yang punya vaksin,” ungkapnya.

Abdulqodir595 mengatakan, masyarakat ndonesia sangat berharap vaksin Merah Putih segera diproduksi untuk melawan pandemi virus Corona. “Ayo kita dukung vaksin produk anak bangsa, maju terus pantang mundur,” serunya.

Menurut Andi_0014, kehadiran vaksin Merah Putih menjadi bukti Indonesia mampu bersa­ing. Hal ini juga menjadi indikasi dimulainya kemandirian vaksin Covid-19 Indonesia.

Baca juga : Yasonna Perintahkan Anak Buah Perketat Pintu Keluar Masuk

“Kandidat vaksin Merah Putih dari Unair kan rencana target produksi di dalam negeri awal tahun 2022,” katanya.

HestiBambang mengatakan, sebaiknya pemerintah segera mengupayakan vaksin Merah Putih mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Soalnya, sejak meledaknya Covid-19 di India, impor vaksin seperti tersendat.

“Ini sangat terasa di daerah, Puskesmas hanya dijatah untuk 30 orang per hari,” ungkapnya. “Laksanakan slogan ‘Merdeka Vaksin’,” tan­das prayogo_prayoga.

Baca juga : Kasus Covid Terancam Naik, Netizen Harap-harap Cemas

Menurut Prayogo_prayoga , pemerintah tidak boleh tergantung kepada produk luar negeri. Perlu akselerasi produksi vaksin di PT Bio Farma dengan mengembangkan vaksin hasil riset sendiri (vaksin Merah Putih). “Mintakan persetujuan BPOM segera,” desaknya.

Lyyenku meminta masyarakat bersabar karena kehadiran vaksin Merah Putih masih lama. Tidak bisa dibuat terburu-buru. Vaksin harus dibuat lebih banyak penelitian, terutama untuk mereka yang memiliki penyakit penyerta. [ASI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense