Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pesan Ketua Satgas Covid-19

Sedikit Saja Lengah, Corona Bakal Mudah Cepat Menyebar

Sabtu, 8 Mei 2021 05:16 WIB
Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Letjen Doni Monardo. (Foto: Dokumentasi Humas Setkab)
Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Letjen Doni Monardo. (Foto: Dokumentasi Humas Setkab)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tak ada kata lengah dalam penanganan Covid-19. Lengah sedikit saja, virus Corona bakal dengan cepat menyebar. Akibatnya bisa fatal.

Demikian ditegaskan Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Letjen Doni Monardo dalam siaran pers Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kemarin. Dia menegaskan, virus Corona dapat menyebar dengan cepat dan berakibat fatal apabila semua pihak tidak berhati-hati.

“Kita jangan lengah dan anggap enteng Covid-19. Ini kasusnya tiba-tiba meledak nanti kalau tidak hati-hati,” tandas mantan Danjen Kopassus itu.

Berita Terkait : Awas, ASN Yang Ketahuan Mudik Bakal Dilaporin

Doni menyinggung pergerakan mudik Lebaran 2021. Dia kemudian mengingat­kan masyarakat tentang kenaikan kasus positif setelah libur panjang peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus hingga Maulid Nabi pada Oktober 2020.

Saat itu, Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet mengalami lonjakan pasien. Jumlah pasien Covid dari wilayah Jabodetabek yang masuk Wisma Atlet berjum­lah ratusan setiap hari. “Sehingga ambulans harus antre masuk ke kawasan Wisma Atlet,” ungkap Kepala BNPB.

Doni mengaku tidak ingin kondisi tersebut terulang kembali. Sebab, kenaikan angka di Indonesia selalu terjadi setelah momentum liburan panjang, karena adanya mobilitas manusia.

Berita Terkait : Masyarakat Harus Laporkan Kasus Pelanggaran Prokes

“Dalam hal ini, keputusan soal peniadaan mudik Lebaran 2021 menjadi opsi yang dipu­tuskan untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus,” tandas mantan Danpaspampres ini.

“Kami minta masyarakat memahami dan bersabar atas keputusan pemerintah, demi melindungi segenap masyarakat di Tanah Air,” sambung Doni.

Akun Eddy Kriting menegaskan, pemerintah berusaha membatasi mobilitas antar daerah. Kata dia, merujuk data 2020 menun­jukkan kasus Covid-19 selalu naik tajam akibat mobilitas yang dipicu libur panjang. “Berbagai alasan menjadi pertimbangan pemerintah melarang mudik. Di antaranya, kenaikan kasus Covid-19 pasca libur pan­jang,” sambung @siberinfoA1.

Berita Terkait : Corona Ditekan, Ekonomi Bangkit

Hal senada dilontarkan @ganjarpranowo. Kata dia, angka kasus Covid-19 selalu naik pasca libur panjang. “Waspada, peningka­tan angka positif Covid 19 di PPKM mikro desa selalu naik setelah libur panjang,” tambah WahyuLestari278.
 Selanjutnya