Sebelumnya
Meskipun diadukan ke banyak lembaga, ia menyatakan KPK akan taat dan hormat. “Jadi, semuanya, posisinya, secara prosedural, KPK akan taat dan menghormati semua lembaga negara yang sedang melakukan prosesnya,” tutur sosok yang juga dikenal dengan panggilan Ghufron ini.
Ia juga blak-blakan mengaku ditanya soal taliban sama Komnas HAM. Nurul mengakui bahwa isu tersebut selalu terngiang-ngiang di telinganya sejak seleksi pimpinan hingga menjabat di KPK.
“Kami mendengarnya, tapi kita tidak memiliki data langsung siapa-siapa itu,” imbuhnya.
Baca juga : Penanganan Banjir Longsor Kali Ciputat Terhambat Permukiman
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengapresiasi kedatangan Nurul Ghufron yang mewakili pimpinan KPK. “Terima kasih,” kata Anam.
Namun, ia tetap berharap agar 4 pimpinan lain plus Sekjen KPK yang sudah diundang, turut datang. Karena masih ada beberapa pertanyaan yang tak bisa dijawab oleh Ghufron.
“Kami memberikan kesempatan kepada pimpinan yang lain untuk datang ke Komnas HAM untuk memberikan klarifikasi,” harapnya.
Baca juga : Pemuda Minang Ajak Generasi Muda Teladani Taufiq Kiemas
Namun, Anggota Komisi III DPR, Hinca Pandjaitan menilai kehadiran Ghufron sudah cukup mewakili pimpinan KPK lain. Apapun itu, politisi Partai Demokrat ini tetap menghargai sikap pimpinan KPK yang bersedia memenuhi panggilan Komnas HAM.
Ia berharap, dari pertukaran informasi antara kedua lembaga itu, bisa membuat semua pertanyaan publik soal TWK terjawab.
“Saya kira cukup sudah. Yang terpenting informasi yang didapat membuat semua yang menjadi pertanyaan di ruang publik terjelaskan dengan terang benderang,” pungkas Hinca kepada Rakyat Merdeka, tadi malam. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.