Sebelumnya
11. Dewi Tobing untuk Sri Lanka merangkap Maladewa
12. Lena Maryana Mukti untuk Kuwait
13. Ghafur Akbar Dharmaputra untuk Ukraina merangkap Armenia dan Georgia
14. Rudi Alfonso untuk Portugal
15. Muhammad Najib untuk Spanyol merangkap UNWTO
16. Ardi Hermawan untuk Bahrain
Baca juga : Presiden Macron Ngademin Hati Pendukungnya
17. Agus Widjojo untuk Filipina
18. Ina Hagniningtyas untuk India
19. Fadjroel Rachman untuk Kazakhstan merangkap Tajikistan
20. Daniel TS Simanjuntak untuk Kanada merangkap ICAO
21. Mohamad Oemar untuk Perancis merangkap Andorra, Monako, dan UNESCO
22. Abdul Aziz untuk Arab Saudi merangkap OIC
Baca juga : Ada Apa Dengan Terawan
23. Muhammad Prakosa untuk Italia merangkap Malta, Siprus, San Marino, FAO, IFAD, WFP, dan UNIDROIT
24. Gandi Sulistianto untuk Korea
25. Anita Lidya Luhulima untuk Polandia
27. Rosan Perkasa Roeslani untuk Amerika Serikat
28. Fientje Suebu untuk Selandia Baru
29. Damos Dumoli Agusma untuk Austria merangkap Slovenia, dan berbagai lembaga PBB di Vienna.
Baca juga : Sederet Petinggi AS Sudah Divaksin, Presiden Trump Masih Ogah Disuntik
30. Suwartini Wirta untuk Kroasia
31. Derry MI Amman untuk ASEAN
32. Arrmanatha Nasir untuk PBB di New York
33. Febrian A Ruddyard untuk PBB, WTO, dan organisasi lain di Jenewa, Swiss. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.