Sebelumnya
Dia juga memastikan VGR individu ini bukan untuk booster. “Iya Sinopharm. Tapi ingat vaksin satu dan dua ini bukan untuk booster,” tegasnya.
Diketahui, keputusan VGR individu ini merujuk pada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 19 Tahun 2021 tentang perubahan kedua atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 tentang pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19).
Baca juga : Vaksin Moderna Bantuan AS Bakal Dijadikan Booster Bagi Nakes
Di dunia maya, banyak juga warganet yang mendukung adanya vaksin berbayar ini. “vaksin gratis, vaksin bayar, nggak ada yang maksa koq silakan kesadaran sendiri aja, mau pilih vaksin yang mana tergantung selera dan isi dompet masing-masing,” cuit @rumqye.
“Vaksin sekarang ada yang berbayar, tapi yang gratis juga banyak. Lalu untuk siapa vaksin berbayar? Untuk yang tidak mau ngantri, silakan. Untuk yang berkecukupan, mungkin mau membantu mengurangi beban pemerintah, silakan. Tinggal pilih saja, yang penting divaksin,” terang @infojakarta.
Baca juga : Tiga Juta Vaksin Moderna Dari AS Tiba Di Indonesia
“Memang begitu tujuannya Bambang, makannya dinamakan vaksin gotong royong. Selain bantu pemerintah, juga mempercepat herd imunnity,” tekan @riasbandi. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.