BREAKING NEWS
 

Nasabah PNM Melonjak

Jokowi: Holding UMi Bikin Ekonomi Mapan

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : FAZRY
Sabtu, 28 Agustus 2021 06:40 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan pada Peresmian Pembukaan Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Kamis (26/08/2021). (Foto: BPMI Setpres/Rusman).

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis kehadiran Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Ultra Mikro (UMi) akan memperkuat ekosistem bisnis wong cilik secara nasional.

Holding UMi menjadi lang­kah strategis Pemerintah untuk memberdayakan usaha ma­syarakat kecil melalui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai induk, yang beranggotakan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM, dan PT Pegadaian (Persero).

Baca juga : Holding UMi Bisa Cetak 30 Juta Lapangan Kerja

Jokowi yakin, kehadiran UMi akan membuat ekonomi nasional lebih mapan. Dia mencontoh­kan, kinerja positif PNM Mekaar dalam melakukan pemberdayaan usaha kecil selama ini di berbagai daerah di Tanah Air.

“Program Mekaar dari PNM yang dimulai sejak 2016 dengan besaran kredit berkisar Rp 500 ribu hingga Rp 3 juta, yang awalnya pada 2017 jumlah nasabah hanya 1,5 juta orang. Saat ini sudah mencapai 10,8 juta nasabah,” ungkap Jokowi pada peresmian Pembukaan Sarasehan 100 Ekonom Indo­nesia di Istana Negara, Jakarta, seperti dilansir laman YouTube Sekretariat Presiden, kemarin.

Baca juga : Di Depan 100 Ekonom, Jokowi Ungkap 3 Strategi Besar Dongkrak Ekonomi RI

Capaian itu, bagi Jokowi, merupakan lompatan sangat be­sar. Karena usaha-usaha mikro di Tanah Air bisa lebih berkem­bang melalui kredit produktif.

“Hampir 100 persen yang diberikan (pinjaman) adalah ibu-ibu. Dan ini sudah melebihi Gra­meen Bank, karena nasabahnya (Grameen Bank) kurang lebih hanya 6 juta. Sementara PNM Mekaar sudah sampai ke 10,8 juta nasabah,” imbuhnya.

Baca juga : Cepat Menjangkau Rakyat, Jokowi Puji Vaksinasi Door To Door Di Madiun

Untuk diketahui, Grameen Bank adalah sebuah organisasi kredit mikro yang dimulai di Bangladesh. Bank tersebut mem­berikan pinjaman dalam nilai ke­cil kepada orang kurang mampu tanpa membutuhkan agunan.

Yang berbeda dari kredit ini adalah pinjaman diberikan kepada kelompok perempuan produktif yang masih berada dalam status sosial miskin. Pola Grameen Bank ini telah diadopsi oleh ham­pir 130 negara di dunia (keban­yakan di negara Asia dan Afrika).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense