Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Nasabah PNM Melonjak
Jokowi: Holding UMi Bikin Ekonomi Mapan
Sabtu, 28 Agustus 2021 06:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis kehadiran Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Ultra Mikro (UMi) akan memperkuat ekosistem bisnis wong cilik secara nasional.
Holding UMi menjadi langkah strategis Pemerintah untuk memberdayakan usaha masyarakat kecil melalui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai induk, yang beranggotakan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM, dan PT Pegadaian (Persero).
Baca juga : Holding UMi Bisa Cetak 30 Juta Lapangan Kerja
Jokowi yakin, kehadiran UMi akan membuat ekonomi nasional lebih mapan. Dia mencontohkan, kinerja positif PNM Mekaar dalam melakukan pemberdayaan usaha kecil selama ini di berbagai daerah di Tanah Air.
“Program Mekaar dari PNM yang dimulai sejak 2016 dengan besaran kredit berkisar Rp 500 ribu hingga Rp 3 juta, yang awalnya pada 2017 jumlah nasabah hanya 1,5 juta orang. Saat ini sudah mencapai 10,8 juta nasabah,” ungkap Jokowi pada peresmian Pembukaan Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Istana Negara, Jakarta, seperti dilansir laman YouTube Sekretariat Presiden, kemarin.
Baca juga : Di Depan 100 Ekonom, Jokowi Ungkap 3 Strategi Besar Dongkrak Ekonomi RI
Capaian itu, bagi Jokowi, merupakan lompatan sangat besar. Karena usaha-usaha mikro di Tanah Air bisa lebih berkembang melalui kredit produktif.
“Hampir 100 persen yang diberikan (pinjaman) adalah ibu-ibu. Dan ini sudah melebihi Grameen Bank, karena nasabahnya (Grameen Bank) kurang lebih hanya 6 juta. Sementara PNM Mekaar sudah sampai ke 10,8 juta nasabah,” imbuhnya.
Baca juga : Cepat Menjangkau Rakyat, Jokowi Puji Vaksinasi Door To Door Di Madiun
Untuk diketahui, Grameen Bank adalah sebuah organisasi kredit mikro yang dimulai di Bangladesh. Bank tersebut memberikan pinjaman dalam nilai kecil kepada orang kurang mampu tanpa membutuhkan agunan.
Yang berbeda dari kredit ini adalah pinjaman diberikan kepada kelompok perempuan produktif yang masih berada dalam status sosial miskin. Pola Grameen Bank ini telah diadopsi oleh hampir 130 negara di dunia (kebanyakan di negara Asia dan Afrika).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya