RM.id Rakyat Merdeka - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masuk dalam kelompok paling patuh dalam menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Kepatuhan itu diharapkan menular ke anak usaha perusahaan pelat merah.
Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi dan bersyukur kepatuhan perusahaan pelat merah tersebut. Sebab, menurutnya, hal tersebut berkaitan dengan upaya transformasi BUMN. Dan, LHKPN tidak bisa lepas dari upaya penguatan prioritas kelima BUMN, yakni mengembangkan SDM (Sumber Daya Manusia) berkualitas.
Baca juga : Erick Thohir Bakal Wajibin Petinggi Anak Dan Cucu Usaha BUMN Laporin Hartanya
”Salah satu penguatan itu melalui kepatuhan pelaporan LHKPN bagi pegawai BUMN dan Kementerian BUMN,” ungkap Erick dalam acara webinar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertajuk Apa Susahnya Lapor LHKPN Tepat Waktu dan Akurat secara virtual, kemarin.
Acara webinar ini dihadiri Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua KPK Firli, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Deputi Pencegahan KPK Pahala dan Ketua Formappi (Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia) Lucius Karus.
Baca juga : Parpol Harus Dorong Kadernya Di DPR Rajin Lapor LHKPN
Ke depan, lanjut Erick, pihaknya berencana mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) untuk mewajibkan seluruh anak dan cucu BUMN, melakukan LHKPN. Sebab, sesuai UU Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang bersih dan bebas korupsi, kolusi dan nepotisme. Sementara ini baru perusahaan BUMN saja diwajibkan.
“Nanti akan saya perbaiki. Karena selama ini cuma BUMN induknya saja, anak cucunya kan belum. Dipastikan Permen ini memuat anak dan cucu BUMN harus lapor LHKPN,” tegasnya.
Baca juga : Pak Sandiaga, Selamatkan Seniman Dan Budayawan Kita
Menurut Erick, dalam implementasinya tentu ada beberapa yang akan diperbaiki. Sebab, ada beberapa BUMN yang direstrukturisasi dan ditutup karena sudah tidak beroperasi sejak 2008.
Ia menegaskan, pihaknya mendukung akurasi dan kepatuhan pelaporan LHKPN. Hal itu dibuktikan dalam bentuk empat dukungan. Pertama, menginstruksikan kepada seluruh BUMN untuk wajib lapor. “LHKPN dilaporkan secara online, akurat, dan tepat waktu,” tutur Erick.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.