BREAKING NEWS
 

Bareskrim Tolak Proses Hukum Wakil Ketua KPK

Hindari Cicak Vs Buaya Lagi?

Reporter & Editor :
APRIANTO
Sabtu, 11 September 2021 07:00 WIB
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar. (Foto: Tedy Kroen/RM)

 Sebelumnya 
Kasus cicak versus buaya pertama terjadi pada Juli 2009. Perseteruan tersebut berawal dari isu penyadapan yang dilakukan KPK terhadap Kepala Bareskrim saat itu, Susno Duadji.

Susno diduga terlibat pencairandana dari nasabah Bank Century, Boedi Sampoerna. Susnolah orang menganalogikan konflik dengan KPK seperti cicak versus buaya. KPK diibaratkan cicak yang kecil, sedangkan Polri buaya karena besar.

Baca juga : Yang Mulia, Lagi Bersolek...

Puncak kasus cicak versus buaya jilid I terjadi ketika Bareskrim menahan dua Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah. Negara ini pun heboh.

Dua pekan setelah Bibit dan Chandra ditahan polisi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono angkat bicara. Meminta perseteruan diakhiri.

Baca juga : Wakil Ketua MPR Minta Industri Farmasi Sensitif

Tiga tahun kemudian kasus cicak versus buaya kembali terjadi pada awal Oktober 2012. Kasus ini dipicu langkah KPK mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan simulator uji SIM—yang menjerat Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Inspektur Jenderal Djoko Susilo.

Pada Jumat malam 5 Oktober 2012, puluhan anggota Brimob mengepung gedung KPK. Mereka berniat menangkap salah satu penyidik KPK, Novel Baswedan. Yang dituduh melakukan penganiayaan berat terhadap tersangka saat bertugas di Riau.

Baca juga : Soal Data Kematian, Wakil Ketua MPR: Diperbaiki, Bukan Malah Dihilangkan!

SBY kembali angkat bicara. Penangkapan Novel batal dilakukan. Perkara yang dituduhkan kepadanya kemudian dideponeering. [BYU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense